Kamis, 05 Januari 2023

Pengertian Topologi dan Jenis-jenisnya

 Pengertian Topologi dan Jenis-jenisnya

Bagi anak IT khususnya yang sedang berkecimpung di dunia networking pastinya tidak asing dengan istilah topologi jaringan. Yupss, topologi jaringan merupakan dasar bagi seorang network engineer dalam membangun sebuah jaringan berskala kecil maupun berskala besar.

Di era Industri 4.0 saat ini, hampir semua operasional perusahaan maupun instansi pemerintah mulai beralih menggunakan teknologi IT yang sudah berkembang sangat pesat. Mulai dari perangkat keras, aplikasi, disposisi, dsb. Kini, itu semua didukung oleh sistem networking yang baik.

Sistem networking yang baik dimulai dengan perancangan topologi jaringan yang baik pula, agar semua terkelola dan terstruktur dengan jelas. Contohnya, jalur internet yang mengarah ke gedung A atau B, memudahkan dalam penghitungan perangkat yang dibutuhkan, pembagian segmen alamat IP ke setiap unit, dsb.

Kali ini kami akan membahas pengrtian topologi jaringan dan jenis – jenis topologi jaringan. Yuk simak penjelasannya !

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah suatu metode untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, dengan menggunakan ( Kabel UTP, Fiber Optik ) maupun tanpa kabel ( Nirkabel ) sebagai media transmisi. Dalam hal ini akan sangat memungkinkan user bisa berkomunikasi dengan user yang lain dengan mudah walau berbeda tempat.

Manfaat Perancangan Topologi Jaringan

Topologi jaringan menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja sih manfaat sebuah topologi jaringan ?

1.Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi

2.Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang

3.Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer. Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.

4.Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.

Jenis – jenis Topologi Jaringan

Topologi Jaringan juga mempunyai beberapa jenis. Pemilihan sebuah topologi jaringan tergantung kebutuhan user. Mulai dari berapa perangkat yang akan diinstalasi, jarak jangkauan suatu WiFi, berapa ruangan yang akan masuk dalam proses instalasi, dsb. Misalkan, membangun sistem jaringan di lab sekolah, berarti lebih cocok menggunakan topologi star.

Berikut adalah jenis – jenis topologi jaringan komputer

1. Topologi Bus

2. Topologi Star

3. Topologi Ring

4. Topologi Mesh

5. Topologi Tree

Setiap jenis topologi jaringan diatas memiliki karakteristik yang berbeda. Apa saja sih yang membedakan ? Yuk simak penjelasannya

1. Topologi Bus

Bagi anak IT khususnya yang sedang berkecimpung di dunia networking pastinya tidak asing dengan istilah topologi jaringan. Yupss, topologi jaringan merupakan dasar bagi seorang network engineer dalam membangun sebuah jaringan berskala kecil maupun berskala besar.

Di era Industri 4.0 saat ini, hampir semua operasional perusahaan maupun instansi pemerintah mulai beralih menggunakan teknologi IT yang sudah berkembang sangat pesat. Mulai dari perangkat keras, aplikasi, disposisi, dsb. Kini, itu semua didukung oleh sistem networking yang baik.

Sistem networking yang baik dimulai dengan perancangan topologi jaringan yang baik pula, agar semua terkelola dan terstruktur dengan jelas. Contohnya, jalur internet yang mengarah ke gedung A atau B, memudahkan dalam penghitungan perangkat yang dibutuhkan, pembagian segmen alamat IP ke setiap unit, dsb.

Kali ini kami akan membahas pengrtian topologi jaringan dan jenis – jenis topologi jaringan. Yuk simak penjelasannya !

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah suatu metode untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, dengan menggunakan ( Kabel UTP, Fiber Optik ) maupun tanpa kabel ( Nirkabel ) sebagai media transmisi. Dalam hal ini akan sangat memungkinkan user bisa berkomunikasi dengan user yang lain dengan mudah walau berbeda tempat.

Manfaat Perancangan Topologi Jaringan

Topologi jaringan menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja sih manfaat sebuah topologi jaringan ?

1.Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi

2.Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang

3.Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer. Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.

4.Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.

Jenis – jenis Topologi Jaringan

Topologi Jaringan juga mempunyai beberapa jenis. Pemilihan sebuah topologi jaringan tergantung kebutuhan user. Mulai dari berapa perangkat yang akan diinstalasi, jarak jangkauan suatu WiFi, berapa ruangan yang akan masuk dalam proses instalasi, dsb. Misalkan, membangun sistem jaringan di lab sekolah, berarti lebih cocok menggunakan topologi star.

Berikut adalah jenis – jenis topologi jaringan komputer

1. Topologi Bus

2. Topologi Star

3. Topologi Ring

4. Topologi Mesh

5. Topologi Tree

Setiap jenis topologi jaringan diatas memiliki karakteristik yang berbeda. Apa saja sih yang membedakan ? Yuk simak penjelasannya

1. Topologi Bus

Topologi Jaringan Bus merupakan topologi jaringan yang pertama kali digunakan dalam mengubungkan komputer. Media transmisi yang digunakan berupa sebuah kabel panjang dengan beberapa terminal yang nantinya akan terhubung ke masing – masing komputer, dan pada ujung kabel harus diakhiri dengan satu terminator. Topologi jaringan ini sudah sangat jarang dipakai di suatu perusahaan maupun instasi karena resiko yang ditimbulkan terlalu besar. Mulai dari tingginya resiko tabrakan data, dan jika ada suatu perangkat komputer yang rusak, maka jaringan langsung tidak bisa berfungsi sebelum diperbaiki.

Topologi Bus mempunyai beberapa karakteristik, yaitu

1. Biaya yang murah dalam instalasi, karena hanya membutuhkan beberapa perangkat

2. Proses instalasi mudah dan sederhana

3. Node dihubungkan secara serial pada kabel, dan pada ujung kabel ditutup dengan terminator

4. Tidak diperlukan sebuah HUB karena hanya butuh connector

5. Jika salah satu perangkat ada yang rusak, maka seluruh jaringan dapat terjadi down, sehingga semua user tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut

Kelebihan Topologi Bus

1. Sistem topologi yang sangat sederhana

2. Biaya yang lebih murah dari pada topologi jaringan lainnya

3. Membutuhkan kabel yang sedikit

Kekurangan Topologi Bus

1. Tidak cocok untuk penggunaan pada traffic yang padat

2. Sulit dalam melakukan maintenance

3. Koneksi lebih lambat dari pada topologi yang lain

2. Topologi Star

Topologi jaringan ini memiliki bentuk yang sama seperti bintang, dengan HUB sebagai media penghubung ke setiap perangkat komputer seperti gambar topologi star diatas. Topologi Star biasa digunakan dalam lab komputer di suatu sekolah.

Berikut ini adalah karakteristik Topologi Star,

1. Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun

2. Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan HUB

3. Topologi star mudah untuk dikembangkan

4. Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik

5. Kabel UTP sebagai media transmisi

Kelebihan Topologi Star

1. Topologi star mudah dalam pengembangan suatu jaringan

2. Topologi star minim trouble, jika ada perangkat user yang trouble, tidak akan mempengaruhi kinerja jaringan

Kekurangan Topologi Star

1. Topologi star hanya memiliki 1 tumpuan, yaitu pada perangkat HUB, jika HUB mengalami trouble, maka akan berpengaruh ke semua perangkat user yang berada dalam topologi star

2. Biaya yang relatif mahal, karena membutuhkan banyak kabel yang dihubungkan dari HUB ke perangkat user

3. Jumlah port yang terbatas pada HUB

3. Topologi Ring

Bagi anak IT khususnya yang sedang berkecimpung di dunia networking pastinya tidak asing dengan istilah topologi jaringan. Yupss, topologi jaringan merupakan dasar bagi seorang network engineer dalam membangun sebuah jaringan berskala kecil maupun berskala besar.

Di era Industri 4.0 saat ini, hampir semua operasional perusahaan maupun instansi pemerintah mulai beralih menggunakan teknologi IT yang sudah berkembang sangat pesat. Mulai dari perangkat keras, aplikasi, disposisi, dsb. Kini, itu semua didukung oleh sistem networking yang baik.

Sistem networking yang baik dimulai dengan perancangan topologi jaringan yang baik pula, agar semua terkelola dan terstruktur dengan jelas. Contohnya, jalur internet yang mengarah ke gedung A atau B, memudahkan dalam penghitungan perangkat yang dibutuhkan, pembagian segmen alamat IP ke setiap unit, dsb.

Kali ini kami akan membahas pengrtian topologi jaringan dan jenis – jenis topologi jaringan. Yuk simak penjelasannya !

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah suatu metode untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, dengan menggunakan ( Kabel UTP, Fiber Optik ) maupun tanpa kabel ( Nirkabel ) sebagai media transmisi. Dalam hal ini akan sangat memungkinkan user bisa berkomunikasi dengan user yang lain dengan mudah walau berbeda tempat.

Manfaat Perancangan Topologi Jaringan

Topologi jaringan menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja sih manfaat sebuah topologi jaringan ?

1.Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi

2.Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang

3.Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer. Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.

4.Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.

Jenis – jenis Topologi Jaringan

Topologi Jaringan juga mempunyai beberapa jenis. Pemilihan sebuah topologi jaringan tergantung kebutuhan user. Mulai dari berapa perangkat yang akan diinstalasi, jarak jangkauan suatu WiFi, berapa ruangan yang akan masuk dalam proses instalasi, dsb. Misalkan, membangun sistem jaringan di lab sekolah, berarti lebih cocok menggunakan topologi star.

Berikut adalah jenis – jenis topologi jaringan komputer

1. Topologi Bus

2. Topologi Star

3. Topologi Ring

4. Topologi Mesh

5. Topologi Tree

Setiap jenis topologi jaringan diatas memiliki karakteristik yang berbeda. Apa saja sih yang membedakan ? Yuk simak penjelasannya

1. Topologi Bus

Topologi Jaringan Bus merupakan topologi jaringan yang pertama kali digunakan dalam mengubungkan komputer. Media transmisi yang digunakan berupa sebuah kabel panjang dengan beberapa terminal yang nantinya akan terhubung ke masing – masing komputer, dan pada ujung kabel harus diakhiri dengan satu terminator. Topologi jaringan ini sudah sangat jarang dipakai di suatu perusahaan maupun instasi karena resiko yang ditimbulkan terlalu besar. Mulai dari tingginya resiko tabrakan data, dan jika ada suatu perangkat komputer yang rusak, maka jaringan langsung tidak bisa berfungsi sebelum diperbaiki.

Topologi Bus mempunyai beberapa karakteristik, yaitu

1. Biaya yang murah dalam instalasi, karena hanya membutuhkan beberapa perangkat

2. Proses instalasi mudah dan sederhana

3. Node dihubungkan secara serial pada kabel, dan pada ujung kabel ditutup dengan terminator

4. Tidak diperlukan sebuah HUB karena hanya butuh connector

5. Jika salah satu perangkat ada yang rusak, maka seluruh jaringan dapat terjadi down, sehingga semua user tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut

Kelebihan Topologi Bus

1. Sistem topologi yang sangat sederhana

2. Biaya yang lebih murah dari pada topologi jaringan lainnya

3. Membutuhkan kabel yang sedikit

Kekurangan Topologi Bus

1. Tidak cocok untuk penggunaan pada traffic yang padat

2. Sulit dalam melakukan maintenance

3. Koneksi lebih lambat dari pada topologi yang lain

2. Topologi Star

Topologi jaringan ini memiliki bentuk yang sama seperti bintang, dengan HUB sebagai media penghubung ke setiap perangkat komputer seperti gambar topologi star diatas. Topologi Star biasa digunakan dalam lab komputer di suatu sekolah.

Berikut ini adalah karakteristik Topologi Star,

1. Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun

2. Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan HUB

3. Topologi star mudah untuk dikembangkan

4. Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik

5. Kabel UTP sebagai media transmisi

Kelebihan Topologi Star

1. Topologi star mudah dalam pengembangan suatu jaringan

2. Topologi star minim trouble, jika ada perangkat user yang trouble, tidak akan mempengaruhi kinerja jaringan

Kekurangan Topologi Star

1. Topologi star hanya memiliki 1 tumpuan, yaitu pada perangkat HUB, jika HUB mengalami trouble, maka akan berpengaruh ke semua perangkat user yang berada dalam topologi star

2. Biaya yang relatif mahal, karena membutuhkan banyak kabel yang dihubungkan dari HUB ke perangkat user

3. Jumlah port yang terbatas pada HUB

3. Topologi Ring

Topologi ring digunakan dalam jaringan dengan performa yang tinggi, karena membutuhkan bandwidth yang besar untuk beberapa fitur yang digunakan. Pada topologi ring, masing-masing titik memiliki fungsi sebagai repeater.

Karakteristik topologi ring antara lain :

1. Titik-titik dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan menyeruoai cincin.

2. Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP

3. Trouble yang dihadapi mirip dengan topologi bus, yaitu apabila satu titik rusak maka seluruh titik tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan itu.

4. Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah sehingga collision dapat dihindarkan

Kelebihan Topologi Ring

1. Waktu lebih optimal dalam mengakses suatu data

2. Data mengalir dalam satu arah sehingga minim terjadi collision

3. Kualitas aliran data lebih cepat karena dapat melayani data secara fleksibel

4. Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak secara fleksibel

Kekurangan Topologi Ring

1. Sulit melakukan Konfigurasi Ulang

2. Menambah atau mengurangi komputer akan membuat jaringan kacau

3. Apabila terdapat salah satu komputer yang tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan.

4.Topologi Mesh

Bagi anak IT khususnya yang sedang berkecimpung di dunia networking pastinya tidak asing dengan istilah topologi jaringan. Yupss, topologi jaringan merupakan dasar bagi seorang network engineer dalam membangun sebuah jaringan berskala kecil maupun berskala besar.

Di era Industri 4.0 saat ini, hampir semua operasional perusahaan maupun instansi pemerintah mulai beralih menggunakan teknologi IT yang sudah berkembang sangat pesat. Mulai dari perangkat keras, aplikasi, disposisi, dsb. Kini, itu semua didukung oleh sistem networking yang baik.

Sistem networking yang baik dimulai dengan perancangan topologi jaringan yang baik pula, agar semua terkelola dan terstruktur dengan jelas. Contohnya, jalur internet yang mengarah ke gedung A atau B, memudahkan dalam penghitungan perangkat yang dibutuhkan, pembagian segmen alamat IP ke setiap unit, dsb.

Kali ini kami akan membahas pengrtian topologi jaringan dan jenis – jenis topologi jaringan. Yuk simak penjelasannya !

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah suatu metode untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, dengan menggunakan ( Kabel UTP, Fiber Optik ) maupun tanpa kabel ( Nirkabel ) sebagai media transmisi. Dalam hal ini akan sangat memungkinkan user bisa berkomunikasi dengan user yang lain dengan mudah walau berbeda tempat.

Manfaat Perancangan Topologi Jaringan

Topologi jaringan menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja sih manfaat sebuah topologi jaringan ?

1.Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi

2.Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang

3.Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer. Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.

4.Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik.

Jenis – jenis Topologi Jaringan

Topologi Jaringan juga mempunyai beberapa jenis. Pemilihan sebuah topologi jaringan tergantung kebutuhan user. Mulai dari berapa perangkat yang akan diinstalasi, jarak jangkauan suatu WiFi, berapa ruangan yang akan masuk dalam proses instalasi, dsb. Misalkan, membangun sistem jaringan di lab sekolah, berarti lebih cocok menggunakan topologi star.

Berikut adalah jenis – jenis topologi jaringan komputer

1. Topologi Bus

2. Topologi Star

3. Topologi Ring

4. Topologi Mesh

5. Topologi Tree

Setiap jenis topologi jaringan diatas memiliki karakteristik yang berbeda. Apa saja sih yang membedakan ? Yuk simak penjelasannya

1. Topologi Bus

Topologi Jaringan Bus merupakan topologi jaringan yang pertama kali digunakan dalam mengubungkan komputer. Media transmisi yang digunakan berupa sebuah kabel panjang dengan beberapa terminal yang nantinya akan terhubung ke masing – masing komputer, dan pada ujung kabel harus diakhiri dengan satu terminator. Topologi jaringan ini sudah sangat jarang dipakai di suatu perusahaan maupun instasi karena resiko yang ditimbulkan terlalu besar. Mulai dari tingginya resiko tabrakan data, dan jika ada suatu perangkat komputer yang rusak, maka jaringan langsung tidak bisa berfungsi sebelum diperbaiki.

Topologi Bus mempunyai beberapa karakteristik, yaitu

1. Biaya yang murah dalam instalasi, karena hanya membutuhkan beberapa perangkat

2. Proses instalasi mudah dan sederhana

3. Node dihubungkan secara serial pada kabel, dan pada ujung kabel ditutup dengan terminator

4. Tidak diperlukan sebuah HUB karena hanya butuh connector

5. Jika salah satu perangkat ada yang rusak, maka seluruh jaringan dapat terjadi down, sehingga semua user tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut

Kelebihan Topologi Bus

1. Sistem topologi yang sangat sederhana

2. Biaya yang lebih murah dari pada topologi jaringan lainnya

3. Membutuhkan kabel yang sedikit

Kekurangan Topologi Bus

1. Tidak cocok untuk penggunaan pada traffic yang padat

2. Sulit dalam melakukan maintenance

3. Koneksi lebih lambat dari pada topologi yang lain

2. Topologi Star

Topologi jaringan ini memiliki bentuk yang sama seperti bintang, dengan HUB sebagai media penghubung ke setiap perangkat komputer seperti gambar topologi star diatas. Topologi Star biasa digunakan dalam lab komputer di suatu sekolah.

Berikut ini adalah karakteristik Topologi Star,

1. Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun

2. Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan HUB

3. Topologi star mudah untuk dikembangkan

4. Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik

5. Kabel UTP sebagai media transmisi

Kelebihan Topologi Star

1. Topologi star mudah dalam pengembangan suatu jaringan

2. Topologi star minim trouble, jika ada perangkat user yang trouble, tidak akan mempengaruhi kinerja jaringan

Kekurangan Topologi Star

1. Topologi star hanya memiliki 1 tumpuan, yaitu pada perangkat HUB, jika HUB mengalami trouble, maka akan berpengaruh ke semua perangkat user yang berada dalam topologi star

2. Biaya yang relatif mahal, karena membutuhkan banyak kabel yang dihubungkan dari HUB ke perangkat user

3. Jumlah port yang terbatas pada HUB

3. Topologi Ring

Topologi ring digunakan dalam jaringan dengan performa yang tinggi, karena membutuhkan bandwidth yang besar untuk beberapa fitur yang digunakan. Pada topologi ring, masing-masing titik memiliki fungsi sebagai repeater.

Karakteristik topologi ring antara lain :

1. Titik-titik dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan menyeruoai cincin.

2. Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP

3. Trouble yang dihadapi mirip dengan topologi bus, yaitu apabila satu titik rusak maka seluruh titik tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan itu.

4. Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah sehingga collision dapat dihindarkan

Kelebihan Topologi Ring

1. Waktu lebih optimal dalam mengakses suatu data

2. Data mengalir dalam satu arah sehingga minim terjadi collision

3. Kualitas aliran data lebih cepat karena dapat melayani data secara fleksibel

4. Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak secara fleksibel

Kekurangan Topologi Ring

1. Sulit melakukan Konfigurasi Ulang

2. Menambah atau mengurangi komputer akan membuat jaringan kacau

3. Apabila terdapat salah satu komputer yang tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan.

4.Topologi Mesh

Topologi mesh adalah gabungan dari topologi ring dan topologi star. Secara pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat/pc dimana masing-masing perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainya dalam jaringan.

Karakteristik Topologi Mesh

1. Susunan pada setiap peralatan yang ada didalam topologi mesh saling terhubung satu sama lain

2. Jika peralatan banyak akan sangat sulit untuk melakukan maintenance pada topologi mesh

Kelebihan Topologi Mesh

1. Keuntungan utama topologi mesh memiliki backup jalur

2. Troubleshoot yang mudah

Kekurangan Topologi Mesh

1. Topologi mesh memerlukan biaya yang mahal

2. Instalasi dan maintenance topologi mesh yang sulit apabila terjadi kerusakan

5. Topologi Tree

Topologi tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan topologi bus. Topologi tree merupakan topologi jaringan yang banyak digunakan saat ini, karena topologi tree memiliki sistem yang mudah untuk manajemen jaringan. Topologi tree merupakan topologi jaringan yang kompleks, karena topologi tree biasanya digunakan untuk sistem jaringan utama.

Kelebihan Topologi Tree

1. Mudah untuk troubleshooting pada topologi tree

2. Mudah melakukan re-topologi

Kekurangan Topologi Tree

1. Memerlukan banyak kabel

2. Sering terjadi collision & lambat

3. Jika terjadi gangguan pada jaringan pusat maka jaringan dibawahnya akan ikut terganggu

6. Topologi Hybrid

Merupakan sebuah topologi jaringan baru, yang tercipta antara beberapa topologi jaringan yang berbeda jenis. Topologi Hybrid terlihat lebih rumit karena merupakan gabungan dari topologi jaringan yang berbeda jenis. Contoh nya adalah gabungan antara topologi tree, star, dan mesh. 

Kelebihan Topologi Hybrid :

1. Dapat digunakan di lingkungan yang digunakan

2. Jika salah satu titik mengalami gangguan tidak akan mempengaruhi kinerja titik yang lain

3. Kecepatan transfer data lebih cepat

Kekurangan Topologi Hybrid :

1. Topologi memerlukan biaya yang cukup mahal

2. Proses pengolahan yang cukup rumit

3. Instalasi dan konfigurasi rumit

Demikian pembahasan terkait pengertian topologi jaringan dan jenis – jenis nya, semoga bermanfaat !

PAN (Personal Area Network): Karakteristik dan Fungsinya

 

PAN (Personal Area Network): Karakteristik dan Fungsinya

Jaringan PAN adalah sebuah koneksi yang dipakai pengguna untuk terhubung ke perangkat elektronik, misalnya mouse wireless, keyboard, speaker, dan komputer.

Pasti belum banyak yang tahu mengenai apa itu PAN, bahwa PAN adalah sebuah jaringan yang hanya dapat digunakan jarak dekat, mulai dari jarak centimeter hingga beberapa meter.

Saat ini, banyak sekali orang-orang yang menggunakan perangkat yang mendukung PAN, yakni smartphone maupun speaker bluetooth.

Namun, sebenarnya pengertian jaringan PAN tidak hanya sebatas itu saja, tetapi dapat lebih luas lagi.

Artikel kali ini akan membahas apa yang dimaksud jaringan PAN, simak hingga selesai ya, GoodPeople.

Pengertian PAN

PAN adalah kepanjangan dari Personal Area Network yang merupakan sebuah jaringan yang dipakai untuk berkomunikasi jarak dekat antarperangkat pribadi.

Jaringan PAN melibatkan beberapa perangkat elektronik pribadi, seperti smartphone, PC, dan sebagainya.

Karena jangkauannya sangat dekat, kurang lebih sepuluh meter, tentu jaringan PAN ini sangat berbeda jauh dengan jaringan WAN yang jangkauannya sangat luas.

PAN dapat berupa jaringan nirkabel maupun kabel, untuk jaringan nirkabel menggunakan metode seperti bluetooth, Wifi, IrDA; sedangkan untuk jaringan kabel dapat menggunakan USB.

Berbagai perangkat di dalam PAN dapat saling terhubung satu sama lain dan juga dapat terhubung pada jaringan LAN.

Meskipun perangkat dapat saling terhubung, ketika ingin terhubung ke internet hanya komputer yang dapat tersambung secara langsung.

Hal ini merupakan faktor dari jaringan PAN yang tidak menyertakan router, sehingga tidak dapat terhubung ke internet secara langsung.

Apa Itu WPAN?

WPAN adalah kepanjangan wireless personal area network, merupakan sekelompok perangkat yang saling terhubung menggunakan jaringan nirkabel (wireless).

Sekarang, sebagian besar perangkat menggunakan WPAN untuk saling terhubung dan berkomunikasi.

Sama seperti PAN, WPAN juga hanya memiliki jangkauan yang kecil dan yang membedakannya adalah WPAN tidak harus menggunakan kabel untuk saling terhubung.

Bluetooth adalah salah satu protokol nirkabel pada PAN, jangkauannya hanya efektif pada jarak tak lebih dari sepuluh meter.

Karakteristik PAN

PAN adalah jaringan yang memiliki karakteristik tersendiri dan menjadikannya berbeda dengan jaringan lainnya seperti LAN maupun WAN.

Adapun karakteristik PAN adalah:

  1. Merupakan jaringan komunikasi dengan jangkauan jarak dekat 
  2. Dapat terhubung ke internet menggunakan WPAN
  3. Perangkat yang dapat digunakan sebagai PAN: bluetooth, keyboard, mouse wireless.
  4. Tidak memerlukan daya yang besar dan biaya yang besar

Contoh PAN

Setelah Anda mengetahui apa itu PAN beserta karakteristiknya, Anda perlu memahami contoh-contoh PAN agar dapat lebih memahaminya.

  • Body Area Network

Jaringan mobile yang bergerak dengan jangkauan penggunanya, misalnya seorang pengguna menghubungkan earphone bluetooth dan bergerak melakukan aktivitasnya.

“Bergerak dengan jangkauan penggunanya” merujuk pada aktivitas yang sedang dilakukan bersamaan dengan terhubungnya smartphone dan earphone bluetooth.

  • Offline Network

Setiap perangkat saling terhubung melalui bluetooth atau Wifi, misalnya printer, speaker, mouse, keyboard tanpa menggunakan internet.

Sehingga jaringan komunikasi terbentuk antarperangkat pada ruangan kecil seperti kamar maupun rumah.

  • Home Office

Pada home office, PAN digunakan dengan tujuan agar dapat terpisah dengan jaringan yang digunakan pengguna lainnya.

Jaringan ini berlaku sebagai bagian yang terpisah dengan perangkat lain yang saling terhubung untuk tujuan pekerjaan.

Fungsi PAN

PAN adalah jaringan yang jika dibandingkan dengan WAN akan sangat berbeda jauh karena WAN jangkauannya sangat luas, sedangkan PAN hanya jarak dekat.

Namun, PAN juga memiliki fungsi yang membuat beberapa aktivitas manusia lebih produktif, yaitu:

  1. PAN berfungsi sebagai pusat dan titik awal dari berbagai perangkat untuk dapat saling terhubung dari jarak dekat misalnya smartphone dengan PC, dan sebagainya.
  2. PAN juga berfungsi untuk melakukan komunikasi maupun transmisi data dengan jarak yang dekat.

Keuntungan PAN

Jika Anda menggunakan Personal Area Network, Anda bisa merasakan beberapa keuntungan di antaranya adalah:

  • Tidak membutuhkan ruangan ekstra besar
  • Tidak memerlukan kabel tambahan
  • Dapat digunakan di kantor, konferensi, dan meeting
  • Dapat terhubung dengan banyak perangkat dalam waktu yang bersamaan
  • Hemat biaya, mudah digunakan, aman, dan praktis
  • Data dapat disinkronkan antarperangkat yang saling terhubung

Kekurangan PAN

  • Transfer data yang cenderung lambat, terlebih lagi jika perangkat sedang berjarak lebih dari batas yang ditentukan
  • Hanya dapat digunakan pada area pribadi karena jangkauannya tidak besar
  • PAN dapat mengganggu sinyal radio

Kesimpulan

PAN adalah jaringan komunikasi yang memiliki jangkauan jarak dekat yang bertujuan untuk menghubungkan berbagai perangkat elektronik seperti PC, smartphone, dan sebagainya.

Seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan manusia, muncullah WPAN yang lebih praktis tanpa kabel untuk dapat menghubungkan antarperangkat.

Setelah membaca artikel ini, semoga wawasan Anda seputar jaringan khususnya PAN dapat bertambah ya, GudPeople.

Source : https://gudangssl.id/blog/pan-adalah/

Apa itu VPN? Fungsi, Cara Menggunakan, Kelebihan dan Kekurangannya

 

Apa itu VPN? Fungsi, Cara Menggunakan, Kelebihan dan Kekurangannya


Jika kamu menemukan sebuah situs yang diblokir, tentunya pikiran kamu akan mengarah ke VPN untuk membukanya. Tapi, mungkin ada di antara kamu yang belum tahu apa itu VPN, bagaimana cara kerjanya, dan apa saja kegunaan VPN. VPN adalah jaringan virtual untuk meningkatkan keamanan koneksi saat beraktivitas di internet.

Di artikel kali ini, kamu akan belajar mengenai apa itu VPN, fungsinya, sejarah dan cara kerjanya, cara menggunakan VPN, serta kelebihan dan kekurangan VPN. Yuk, baca lebih lanjut!

Apa Itu VPN?

Virtual Private Network atau VPN adalah sebuah jaringan virtual yang berfungsi untuk meningkatkan keamanan koneksi dan melindungi informasi pribadi saat beraktivitas di internet.

VPN dicetuskan pertama kali oleh seorang karyawan Microsoft pada tahun 1996 dengan tujuan untuk menghubungkan dua komputer dengan metode peer-to-peer tunnelling protocol (PPTP). Seiring berkembangnya internet, saat ini VPN sudah banyak digunakan oleh kalangan umum untuk mendapatkan koneksi internet yang aman (secure), pribadi (private), dan mengakses berbagai situs yang diblokir di region tertentu.

Bagaimana Cara Kerja VPN?


Setelah mengetahui apa itu VPN, sekarang mari simak penjelasan bagaimana cara kerja VPN dalam jaringan internet.

Cara kerja VPN adalah menyembunyikan alamat Internet Protocol (IP address) dengan mengubah jalur koneksi untuk melewati sebuah server milik sebuah penyedia VPN yang berada di lokasi berbeda. Artinya, saat kamu menggunakan internet dengan VPN, lokasi server VPN tersebut akan terdeteksi sebagai asal koneksi kamu.

Dengan demikian, penyedia layanan internet kamu (ISP), pemerintah, dan pihak-pihak ketiga lainnya tidak dapat melihat website mana saja yang kamu kunjungi atau data apa saja yang kamu kirim dan terima.

Singkatnya, VPN mengubah semua data kamu menjadi angka-angka yang tidak masuk akal, sehingga meskipun ada pihak yang dapat membaca data kamu, mereka tidak akan dapat menggunakan informasi di dalamnya.

Fungsi VPN

Saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan VPN untuk mengizinkan karyawannya mengakses jaringan kantor dari laptop masing-masing. Hal ini disebabkan oleh jaringan kantor dapat mengenali akses masuk kamu, dan menghalangi semua akses yang tidak berasal dari jaringan VPN tersebut.

Ada beberapa keuntungan yang akan kamu dapat saat menggunakan VPN, sebagian besar terkait keamanan koneksi kamu. Berikut adalah beberapa fungsi VPN:

  • Mengamankan identitas pribadi

    Manfaat VPN pertama yaitu menyembunyikan semua kegiatan kamu selama berada di jaringan internet. Enkripsi data yang dilakukan oleh VPN menghalangi pihak-pihak ketiga dari membaca informasi tentang siapa kamu, dari mana kamu mengakses internet, apa saja yang kamu baca, dan sebagainya.

  • Membuka situs yang diblokir

    Salah satu kegunaan dari jaringan VPN adalah memblokir konten yang dikunci oleh penyedia internet atau pemerintah setempat. Beberapa situs seperti Reddit, Vimeo, Imgur, dan situs lain yang ditutup aksesnya dapat kamu buka dengan menggunakan VPN.

  • Mengamankan data di jaringan publik

    Saat kamu menggunakan Wi-Fi gratis sekolah, kampus, atau jaringan publik lainnya, maka data pribadi kamu secara tidak langsung terhubung dengan orang-orang lain yang menggunakan jaringan tersebut.

    VPN dapat membantu mengamankan perangkat dan data kamu dari ancaman pencurian data saat berada di jaringan publik.

  • Mengenkripsi data

    Saat kamu menggunakan VPN, seluruh data pribadi kamu akan dienkripsi. Enkripsi adalah proses penyamaran data menjadi angka dan huruf acak sehingga tidak dapat dibaca secara langsung.

    Untuk membaca data tersebut, diperlukan kunci enkripsi sehingga hanya pihak-pihak tertentu yang dapat membaca data kamu.

  • Mengakses konten regional

    Konten regional biasanya hanya tersedia untuk pengguna yang berada di wilayah tersebut. Dengan VPN, kamu dapat mengatur lokasi kamu ke berbagai wilayah untuk mengakses konten regional daerah tersebut.

    Contohnya, Netflix menyediakan serial TV dan film yang berbeda untuk masing-masing negara. Jika kamu menggunakan VPN, kamu dapat mengakses konten yang tidak tersedia di Indonesia.

Jenis-jenis VPN

Sebenarnya, ada berbagai jenis VPN yang beredar. Berikut ini adalah tiga jenis VPN paling utama:

SSL VPN

SSL VPN adalah jenis VPN yang sering digunakan bagi perusahaan untuk memfasilitasi karyawannya dalam mengakses data komputer perusahan menggunakan perangkat pribadi. Dengan SSL VPN, karyawan dapat mengakses data di komputer perusahaan menggunakan perangkat mereka sendiri seperti laptop, tablet, ataupun HP.

Layanan VPN jenis SSL VPN diimplementasikan melalui hardware box yang sesuai. Untuk melakukannya, ada syarat utama yakni browser yang berkemampuan HTML-5. Browser HTML-5 sebenarnya sudah tersedia untuk hampir semua sistem operasi. Akses yang digunakan juga dijaga dengan menggunakan username dan password.

Site-to-site VPN

Jenis site-to-site VPN adalah jaringan pribadi yang dirancang dengan tujuan menyembunyikan intranet pribadi. Dengan begitu, hal ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan jaringan yang aman pada saat mengakses dari satu sumber ke lainnya. Site-to-site VPN banyak digunakan oleh perusahaan skala besar. Jenis SSL ini adalah cara efektif untuk memastikan komunikasi tiap bagian di perusahaan berjalan lancar.

Penggunaan site-to-site VPN digunakan apabila memiliki beberapa lokasi di perusahaan, yang di mana masing-masing memiliki local area network (LAN) sendiri dan terhubung ke wide area network (WAN). Penerapan site-to-site VPN lebih kompleks dan tidak fleksibel seperti SSL-VPN.

Client to server VPN

Jenis utama VPN lainnya adalah client to server VPN. VPN jenis ini memungkinkan penggunanya bisa terhubung dengan klien dari manapun, termasuk rumah. Client to server VPN membuat seolah PC dari rumah terhubung ke perusahaan dengan menggunakan kabel ekstensi. Proses ini melibatkan user yang terkoneksi langsung dengan penyedia VPN sehingga VPN dapat otomatis mengenkripsi data sebelum nantinya digunakan oleh user.

Jenis client to server VPN digunakan perusahaan untuk memfasilitasi karyawan agar terkoneksi ke jaringan perusahaan dari kantor pusat mereka melalui koneksi yang aman. Sebelum menggunakannya, client VPN harus terlebih dahulu diinstal dan dikonfigurasi di komputer pengguna.

Kelebihan dan Kekurangan VPN

Selain menawarkan keamanan data selama berada di internet, VPN juga memiliki beberapa kelemahan. Hal ini disebabkan oleh sifat VPN yang menyembunyikan identitas asli pengguna dengan melewatkan koneksi melalui server yang berada di lokasi lain.

Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan VPN? Mari kita bandingkan.

Kelebihan VPN

  • Informasi pribadi terjaga
  • Keamanan koneksi yang lebih baik
  • Dapat mengakses website yang diblokir
  • Membuka akses ke konten regional




Cara Menggunakan VPN di Laptop, PC, dan Smartphone

Jika kamu sudah paham dan sadar akan keamanan data kamu selama berada di internet, pasti kamu berminat untuk menggunakan VPN di perangkat-perangkatmu. Berikut ini adalah cara yang perlu kamu lakukan untuk mengunduh dan menggunakan VPN di perangkatmu.

Cara Menggunakan VPN di Laptop atau Browser PC

  1. Daftar akun VPN
  2. Kunjungi Chrome Web Store atau app store lain sesuai browser
  3. Lakukan pencarian dengan kata kunci “VPN”
  4. Instal VPN pilihan
  5. Logo VPN akan muncul pada baris ekstensi browser
  6. Klik logo VPN tersebut, dan kamu akan diarahkan untuk login ke akun
  7. VPN sudah aktif, sesuaikan lokasi server yang ingin digunakan
  8. Pada beberapa VPN, kamu perlu mengaktifkannya secara manual

Cara Menggunakan VPN di Smartphone

  1. Buka Play Store atau App Store
  2. Cari aplikasi dengan kata kunci VPN
  3. Unduh aplikasi VPN pilihan
  4. Jalankan aplikasi VPN
  5. Buat akun (jika belum pernah mendaftar)
  6. Masuk ke akun VPN
  7. Aktifkan koneksi VPN
  8. Beberapa layanan keuangan dan perbankan mungkin tidak dapat digunakan selama koneksi VPN aktif

Sudah Tahu Apa itu VPN?

Setelah mempelajari apa itu VPN dan bagaimana cara kerjanya, semoga kamu dapat memahami kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan VPN. VPN adalah jaringan virtual untuk meningkatkan keamanan koneksi saat beraktivitas di internet.

Faktanya, memang VPN itu berperan penting dalam menjaga privasi kamu selama berada di internet. Jika kamu ingin data-data kamu selalu aman, maka gunakanlah VPN mulai dari sekarang.

Selain untuk data pribadi kamu, keamanan data juga sangat penting untuk website atau blog milikmu.

Source : https://www.dewaweb.com/blog/apa-itu-vpn/

Kamis, 20 Oktober 2022

Desain Grafis Photoshop | Cara Membuat Desain Sederhana

 Adobe Photoshop


Untuk mahir dalam membuat desain grafis photoshop yang rumit, Anda harus mulai belajar membuat desain yang sederhana dulu. Dengan latihan yang telaten dan kontinyu bukan tidak mustahil Anda akan menjadi desainer handal di masa depan.

Nah, di bawah ini ada langkah-langkah membuat desain grafis photoshop dan beberapa contoh desain sederhana yang bisa Anda coba.

Definisi Desain Grafis

Desain grafis merupakan salah satu cara komunikasi menggunakan berbagai jenis elemen visual yang terdiri dari gambar, tulisan, bentuk yang mana diciptakan untuk menimbulkan persepsi akan pesan yang ingin disampaikan. Nantinya visual yang tercipta dari desain grafis ini diharapkan bisa menjadi wadah penyampaian informasi yang lugas dan efektif.

Bagi para desainer grafis, aplikasi Adobe Photoshop merupakan aplikasi atau software yang vital dan sangat membantu mereka dalam membuat desain grafis Grader.

Karena selain bisa digunakan untuk membuat proyek desain, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk membuat ekstensi file desain yang mana bisa disesuaikan dengan kebutuhan Grader jika ingin menjadi desainer profesional.

Tahap Awal Belajar Desain Grafis Photoshop Untuk Pemula

Berikut ini langkah-langkah awal yang harus Anda lakukan jika ingin belajar desain grafis Photoshop.

  • Pastikan PC atau komputer Anda memiliki spesifikasi yang menunjang untuk menggunakan aplikasi Adobe Photoshop. Jika sudah Anda bisa mengunduh aplikasi tersebut di situs resmi Adobe.
  • Jika aplikasi Photoshop sudah terunduh, Anda bisa memasangnya dan ikuti prosesnya hingga aplikasi ter-install sempurna di komputer yang mana bisa Anda lihat di desktop iconnya.
  • Klik icon tersebut untuk masuk ke dalam aplikasi Photoshop.
  • Setelah masuk di halaman utama, Anda bisa klik File > New. Anda juga bisa menekan tombol keyboard CTRL+N. Jika sudah ada dokumen yang tersedia, Anda bisa memunculkannya dengan menekan tombol CTRL+O pada keyboard.
  • Setelahnya akan muncul jendela yang meminta Anda untuk mengatur beberapa hal terkait halaman proyek baru yang akan Anda lakukan. Misalnya saja Width untuk lebar dokumen, Height untuk tingginya dan Resolution untuk resolusi yang Anda kehendaki. Anda juga bisa menamai file Anda yang baru pada jendela ini.
  • Di menu Preset, Anda bisa mengatur jenis kertas yang ingin Anda pakai. Ada banyak pilihan semisal A4 dan International Paper
  • Nah terakhir, jika semua detail sudah Anda atur sesuai dengan keinginan Anda, selanjutnya Anda bisa melihat lembar dokumen desain grafis.
  • Sekarang proses belajar desain grafis Photoshop bisa Anda lakukan.

Di bawah ini ada beberapa contoh desain grafis Photoshop sederhana yang bisa Anda coba dan praktekkan sebagai bahan belajar Anda.

Desain Grafis Photoshop : Mengubah Warna Background Foto

Mengganti warna latar foto memang susah-susah gampang. Mudah jika warna latar belakang cuma satu jenis saja, namun akan sulit jika latar belakang foto memiliki beberapa macam warna.

Dalam kasus ini Anda harus teliti dalam menyeleksi warna-warna yang akan Anda ubah pada foto tersebut. Akan tetapi, dalam tutorial ini akan dijelaskan langkah mengganti warna latar belakang foto yang hanya memiliki satu warna saja. Simak di bawah ini.

  • Buka aplikasi Adobe Photoshop dan dan buka file foto yang akan Anda edit background-nya. Jika sudah, foto tersebut akan muncul pada halaman depan Photoshop.
  • Selanjutnya Anda klik/pilih tools Magic Wand Tools yang berada pada sisi kiri layar PC Anda. Nah, karena foto tersebut hanya memiliki warna background yang sama Anda tinggal menyeleksi bagian foto yang ada warnanya tersebut dengan Magic Wand Tools.
  • Setelah mengaktifkan Magic Wand Tools maka Anda tinggal mengarahkan kursor dan klik pada bagian background dan otomatis akan menyeleksi seluruh background foto.
  • Selanjutnya sebelum mengedit warna background Anda klik dua kali tombol gembok pada menu layer foto.
  • Kemudian Anda pilih menu Create new fill/Adjustment Layer > Solid Color. Kenapa memilih warna solid? Karena Anda hanya akan menggunakan satu warna utuh untuk mengganti layar belakang. Pilih warna sesuai dengan kebutuhan Anda.

Desain Grafis Photoshop : Mengubah Background Dengan Foto Lain

Tutorial selanjutnya adalah mengganti latar belakang foto dengan foto lain. Misalnya saja Anda ingin membuat foto seolah-olah sedang berada di luar negeri atau semacamnya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Pilih foto yang ingin Anda edit backgroundnya.
  • Setelah foto muncul pada halaman depan aplikasi Photoshop maka aktifkan Magic Wand Tools dan seleksi latar belakang foto yang ingin Anda edit.
  • Jika sudah terseleksi kemudian Anda Cut atau tekan CTRL+X pada keyboard.
  • Jika sudah kemudian Anda buka foto yang ingin Anda jadikan latar belakang. Caranya Anda bisa menyeret foto tersebut dengan Move Tools agar menimpa foto utama.
  • Kemudian pada menu layer Anda pindahkan bagian background ke bawah foto utama. Hal ini karena urutan yang paling bawahlah yang akan dijadikan sebagai latar belakang.
  • Setelahnya Anda bisa menggunakan Quick Selection Tool dan Pen Tool untuk menyamarkan foto dan background yang tidak merata. Jika foto sudah teredit dengan sempurna Anda bisa menyimpan hasilnya.

Desain Grafis Photoshop : Membuat Logo Sederhana

Tutorial desain sederhana dengan adobe Photoshop berikutnya Anda juga bisa menggunakan aplikasi Photoshop untuk membuat sebuah logo pribadi, perusahaan dan seterusnya. Di bawah ini Anda bisa menyimak langkah-langkah membuat logo sederhana menggunakan Photoshop.

  • Buka aplikasi Adobe Photoshop dan buat file untuk proyek baru dengan klik File -> New atau CTRL+N.
  • Beri nama file atau logo yang ingin Anda buat. Selanjutnya Anda bisa mengatur lebar dan tinggi misalnya saja 500×500 pixels. Jika sudah klik OK dan lembar kerja tersebut akan muncul pada halaman kerja Photoshop.
  • Kemudian pilih simbol kotak pada sisi kiri Anda untuk memilih bentuk logo yang akan Anda buat. Dalam tutorial ini Anda bisa memilih Eclipse Tool atau bentuk lingkaran.
  • Jika sudah Anda buat lingkaran besar sesuai keinginan Anda. Untuk warna Anda bisa memilihnya dengan klik simbol warna pada sisi kiri layar sebelum membuat lingkaran. Anda juga bisa memilih warna dengan klik dua kali pada kotak kecil di samping layer. Akan muncul jendela dimana Anda bisa memilih warna yang Anda inginkan.
  • Jika warna sudah Anda pilih maka selanjutnya Anda buat efek Stroke atau garis di luar lingkaran. Caranya adalah klik dua kali pada Eclipse Tool maka akan muncul Layer Style.
  • Selanjutnya Anda bisa buat teks yang mengandung inisial atau nama logo yang ingin Anda buat. Caranya dengan menggunakan Horizontal Type Tool. Anda bisa mengatur ukuran font, jenis dan warnanya agar nanti menjadi logo yang menarik dan gampang diingat orang.
  • Jika Anda lebih suka background logo yang unik Anda bisa menggantinya pada kotak Layer Style seperti cara di atas. Kemudian pilih Pattern Overlay kemudian klik salah satu pattern yang Anda suka dan klik OK.
  • Jika logo sudah sesuai dengan keinginan Anda, selanjutnya Anda bisa menyimpannya dengan cara Save As dan pilih format foto yang digunakan yaitu .jpg atau .png.

Desain Grafis Photoshop : Membuat Desain Kaos Sederhana

Materi belajar desain grafis menggunakan adobe Photoshop berikutnya adalah bagaimana cara menggunakan aplikasi Photoshop untuk membuat desain kaos. Untuk membuat desain kaos Anda membutuhkan hal-hal di bawah ini:

  • Software Adobe Photoshop, versi terbaru lebih baik.
  • Template dasar kaos atau juga bisa disebut T-Shirt mockup.
  • Logo akan digunakan sebagai desain kaos.

Sebagai catatan, T-Shirt mockup bisa Anda dapatkan banyak sekali di internet. Ketik saja di kolom pencarian “T-Shirt mockup” maka akan muncul banyak sekali contoh template dasar kaos yang bisa Anda unduh.

Jika semua peralatan dan perlengkapan sudah siap Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

  • Pertama buka aplikasi Photoshop dan buka template dasar kaos hingga muncul pada halaman depan Photoshop.
  • Selanjutnya Anda bisa menggunakan Pen Tool untuk menyeleksi kaos. Pastikan Anda melakukan seleksi dengan benar dan presisi agar hasil desain bagus.
  • Kemudian dalam keadaan seleksi kaos masih aktif Anda klik layer Background kemudian tekan CTRL+J pada keyboard. Hal ini untuk memunculkan layer diatas layer Background yang mana merupakan hasil duplikasi dari seleksi yang telah Anda buat tadi.
  • Selanjutnya klik pada layer 1 diatas layer Background dan tekan CTRL+J pada keyboard untuk melakukan Adjustment Level pada layer tersebut. Anda bisa mengatur sedemikian rupa sehingga warna kaos pada layer 1 menjadi terang berwarna putih.
  • Langkah selanjutnya Anda ubah blending mode layer 1 menjadi Multiply yang akan membuat tampilan pada layer 1 hanyalah bayangan lipatan-lipatan baju saja.
  • Langkah ini adalah dimana Anda memasukkan desain kaos. Masukkan desain kaos yang telah Anda buat dengan cara copy atau CTRL+C pada keyboard.
  • Jika sudah, maka kembalilah ke dokumen kerja kemudian paste atau CTRL+V.
  • Nantinya desain kaos tersebut akan muncul pada layer di sisi kanan Anda. Kemudian untuk mengatur tata letak Anda bisa menekan CTRL +[ pada keyboard sehingga layer desain kaos berada di bawah layer 1.
  • Kemudian agar desain kaos bisa Anda atur ulang dengan bebas pada template Anda bisa tekan CTRL+thumbnail layer 1 dimana Anda bisa mengambil seleksi berdasarkan bentuk objek pada layer 1.
  • Dalam keadaan seleksi masih aktif, klik layer desain kaos kemudian klik icon Add layer mask yang berada di bagian bawah layar palette. Nantinya layer mask akan terbentuk berdasarkan seleksi yang Anda buat tadi yang mana membuat bagian luar yang tidak masuk seleksi tidak akan muncul di area kerja. Jika sudah Anda bisa klik tanda rantai di antara layer desain kaos dan layer mask untuk menghilangkannya.
  • Nah dengan langkah tersebut Anda akan lebih mudah mengatur ulang desain kaos yang mana bisa Anda sesuaikan dengan tampilan koas. Untuk mengatur ulang posisi Anda bisa klik pada layer desain kaos kemudian tekan CTRL+T.
  • Setelah desain sudah sempurna sesuai dengan keinginan Anda, Tahap selanjutnya Anda bisa menyimpannya dengan klik Save As dan tentukan format file yang Anda inginkan.

Jika Anda sudah mahir menggunakan Adobe Photoshop untuk membuat kaos, maka Anda bisa mendesain kaos sendiri sesuai dengan selera Anda. Selanjutnya Anda tinggal ke tempat sablon kemudian mencetaknya.

Desain Grafis Photoshop : Membuat Efek Teks Api

Tutorial desain grafis menggunakan Adobe Photoshop selanjutnya yang bisa Anda coba adalah membuat efek api pada teks. Yuk langsung saja disimak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Buka software Photoshop kemudian klik File -> New atau juga bisa menekan CTRL + N pada keyboard. Setelahnya Anda bisa mengatur lembar kerja baru dan berikan ukuran 1280 x 780 pixels.
  • Jika sudah Anda bisa menggunakan Paint Bucket Tool (G) kemudian Anda ubah background menjadi warna hitam pekat. Sebagai latihan Anda bisa menulis nama Anda sendiri dan untuk Font bisa menggunakan Font Garamond yang berukuran 50-60pt pdb berwarna putih.
  • Langkah selanjutnya adalah memberikan efek pada teks dengan cara menggabungkan Styles. Caranya dengan klik kanan pada Layer Teks kemudian pilih Blending Options -> Outer Glow.
  • Anda atur detailnya sebagai berikut; untuk Blend mode Anda isi dengan Screen, Opacity sebanyak 75%, Warna diisi dengan warna Merah, Element Size nya 10x dan selebihnya biarkan tetap standar.
  • Pada Blending Options -> Color Overlay, pengaturannya adalah untuk Blend Mode diisi Normal, Warnanya diisi Orange Muda dan Opacity nya 100%.
  • Di menu Blending Options -> Satin, pengaturannya adalah untuk Blend Mode diisi Multiply, Opacity sebanyak 100%, Angle diisi 19 derajat, Distance (jarak) 7px, Size nya 13 px dan gunakan Contorus Standar.
  • Di menu Blend Mode -> Inner Glow pengaturannya adalah untuk Blend Mode diisi Color Dodge, Opacity nya 100%, untuk warna dipilih warna kuning agak tua, Element Size nya 9px dan selebihnya biarkan standar.
  • Jika sudah Anda atur sesuai dengan di atas maka sekarang waktunya untuk mengkonversi layar menjadi Raster agar nanti bisa Anda edit bentuknya menggunakan fitur Liquify. Caranya adalah dengan klik kanan pada layer kemudian klik Rastering Layer Style -> Filter -> Liquify. Pada Tool Options nya isi dengan pengaturan berikut; Brush Size 18, Brush Density 50, Brush Pressure 100 dan Brush Rate 80.
  • Jika sudah sesuai kemudian gunakan fitur Forward Warp Tool (W) kemudian sapukan pada bagian pinggir pada setiap huruf sampai bentuknya seperti habis terbakar.
  • Masukkan gambar api atau tekstur api yang sudah Anda unduh dan letakkan pada bagian teks. Untuk menghilangkan efek api yang tidak Anda inginkan Anda bisa mengaktifkan Brush Tool dengan warna hitam dan sapukan ke bagian yang ingin Anda hapus.
  • Nah jika sudah, Anda bisa menduplikat layer teks dengan tekstur api ke huruf lainnya sampai lengkap dengan cara CTRL+J.
  • Terakhir Anda bisa menduplikat layer teks dan memindahkannya ke yang paling atas. Kemudian ubah Blend Mode menjadi Screen dan kurangi Opacity menjadi 70%.
  • Proses membuat efek api pada teks dengan Photoshop
    selesai.

Demikianlah tutorial lengkap belajar desain grafis Photoshop sederhana yang bisa Anda coba untuk bahan belajar Anda. Masih ada banyak tutorial Photoshop sederhana lain namun tidak mungkin kalau semuanya ditulis dalam artikel ini.

Terakhir, semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda semua. Terima kasih atas kunjungannya.
[application-about]

Source : https://markey.id/blog/development/desain-grafis-photoshop

Cara Membuat Database Gudang Menggunakan CMD (MySQL)

  Pendahuluan Pembuatan database dengan CMD biasanya digunakan oleh pengembang yang lebih nyaman dengan antarmuka baris perintah atau bekerj...