Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2023

Cara Membuat Logo Dengan Mudah di Corel Draw

 Cara Membuat Logo di CorelDRAW

1. Install CorelDraw


Sebelum mengetahui cara membuat logo, tentu saja kamu harus meng-install software terlebih dahulu. Caranya pun sangat mudah.

Kamu hanya perlu mengunjungi website CorelDraw, lalu pilih versi software yang tersedia.

Untuk saat ini, terdapat CorelDRAW Graphics Suite 2020 untuk Windows dan Mac, CorelDRAW Standard 2020, CorelDRAW Essentials 2020, dan juga CorelDRAW App Store Editions. 

Tentukan mana yang sesuai dengan kebutuhan, lalu kamu bisa melakukan free trial terlebih dahulu sebelum membeli versi lengkapnya.

Di dalam artikel ini, pembuatan logo dilakukan menggunakan CorelDRAW Graphics Suite 2020 untuk Windows.

2. Buat dokumen baru 


Setelah meng-install software, langkah selanjutnya yang harus dilakukan ketika ingin membuat logo di Coreldraw tentunya adalah membuat dokumen baru. 

Klik File → New, lalu atur preset menjadi Default RGB (Red, Green, and Blue) dan rendering intent menjadi 300. Setelah itu, klik OK. 

3. Tentukan ukuran halaman


Kamu bisa menentukan ukuran apa saja sesuai dengan kebutuhan logo.

Namun, di dalam tutorial ini ukuran halaman yang dipilih adalah 40 x 40 cm. Hal ini hanya berdasarkan kebutuhan logo yang dibuat oleh Glints.

Jika ragu dengan ukuran halaman, tidak perlu bingung, kamu masih bisa menggantinya di tengah-tengah pengerjaan logo, kok.

4. Buat guideline


Guideline merupakan salah satu elemen paling penting ketika membuat logo. Pasalnya, guideline dapat membantumu mengetahui titik tengah dari halaman.

Untuk membuatnya, pilih menu Layout → Page Layout → Guidelines. 

Klik boks “Show guidelines” di kolom Display, lalu pindah ke kolom Horizontal.

Masukkan titik tengah dari halaman (Glints menggunakan halaman berukuran 40 x 40 cm, maka titik tengahnya ada di 20 cm).

Sesuaikan satuan ukuran (centimeter, pixel, dan lain-lain), dan jangan lupa untuk memasukkannya di kolom Vertical juga.

5. Mulai membuat bentuk awal


Nah, cara membuat logo di CorelDRAW yang berikutnya cukup mudah. Kamu tinggal menentukan ingin menggunakan bentuk apa. 

Di sini, Glints menggunakan Ellipse Tool (F7) untuk membuat logo berbentuk bulat. 

Kamu bisa menggunakan peralatan bentuk lainnya seperti Polygon, Rectangular, Artistic Media, dan Freehand tool.

6. Posisikan bentuk

Langkah berikutnya adalah memosisikan bentuk sesuai dengan keinginan. 

Untuk mendapatkan bentuk yang identik, kamu hanya perlu klik bentuk awal tadi, lalu tekan Ctrl + C untuk meng-copy bentuk.

Perbanyak bentuk dengan menggunakan Ctrl + Shift + C, agar bisa membuat pola berulang dari bentuk awal. 

Guideline yang sudah dibuat di awal akan sangat membantu kamu dalam meletakkan berbagai macam bentuk di dalam halaman ini.

7. Warnai bentuk



Cara membuat logo di CorelDRAW agar menjadi hidup adalah dengan memberi warna pada bentuk yang sudah dibuat. 

Klik Interactive Fill Tool (G), lalu arahkan cursor ke bentuk yang ingin diwarnai. 

Kemudian, klik Fill Color yang terletak di Property bar.  Kamu bisa memilih warna dari color viewers, color sliders, dan juga color palettes.

Terdapat berbagai macam variasi warna dan palet, sehingga kamu bisa menentukan warna dengan lebih mudah.

8. Tambahkan tulisan

Langkah berikutnya adalah menambahkan tulisan, yaitu nama perusahaan beserta kepanjangan atau motonya. 

Klik Text tool (F8) yang berada di Toolbox di kiri, dengan ikon seperti huruf “A”.

Nah, font yang digunakan dalam logo biasanya sudah ditentukan oleh sebuah perusahaan, bisnis, atau brand apapun.

Hal ini dikarenakan logo merupakan salah satu representasi visual dari sebuah brand.

Kamu harus benar-benar memperlihatkan nama perusahaan, agar orang tidak hanya melihat gambar saja. 

Meskipun begitu, ini semua bisa saja disesuaikan dengan brief yang diberikan oleh klien ataupun perusahaan.

9. Buat berbagai macam variasi



Ketika membuat logo di CorelDRAW, kamu bisa membuat berbagai macam variasi. 

Kamu hanya perlu menyimpan logo dengan membuka File → Save atau Save As.

Setelah itu, ikuti kembali langkah-langkah di atas, lalu adaptasikan dengan variasi yang diinginkan. 

Sesuaikan dengan identitas brand atau perusahaan, lalu buat variasi yang sekiranya dapat merepresentasikan identitas tersebut.

Kamu bisa membuat variasi dari segi bentuk, penempatan bentuk, dan warna. 

Penempatan font dan ukurannya di dalam logo dapat menentukan bagaimana sebuah brand akan terlihat nantinya.

Source : https://glints.com/id/lowongan/cara-membuat-logo-di-coreldraw/#.Y7_M1nZByUk

Pengertian Adobe Illustrator: Fitur Unggulan, dan Harga Berlangganan

 



Pengertian Adobe Illustrator – Apakah kamu baru memulai eksplorasi dunia desain grafis dan ilustrasi? Jika ingin belajar desain grafis, pastinya kamu punya pertanyaan ini: “software apa yang harus digunakan?” Begitu banyak aplikasi desain populer dan tentunya kamu bisa saja bingung dalam memilihnya. Kamu bisa simak berbagai aplikasi desain terbaik di sini!

Dengan bantuan beragam aplikasi, kegiatan pendalaman hobi barumu bisa jadi semakin menyenangkan. Salah satu pilihan berbagai aplikasi tersebut adalah Adobe Photoshop atau Adobe Illustrator. Menguasai kedua aplikasi ini dapat membuatmu mahir menggambar secara digital dan berkreasi di dunia grafis. Dengan begitu, hobi barumu bisa jadi pemasukan tambahan, bahkan pilihan karier yang lebih serius.

Namun, kalau kamu bingung harus memakai aplikasi Adobe Photoshop atau Adobe Illustrator, kamu harus simak artikel ini hingga selesai. Dua aplikasi ini sama-sama populer di dunia desain, tetapi kegunaannya cukup berbeda. Tak perlu berlama-lama lagi, Gramedia sudah merangkum informasi soal aplikasi ini hanya untukmu. Berikut penjelasan lengkap mengenai Adobe Illustrator.

Pengertian Adobe Illustrator

Adobe Illustrator adalah aplikasi perangkat lunak cukup populer di kalangan profesional, desain bisnis, dan dunia seni yang digunakan oleh desainer grafis untuk membuat grafik vektor. Aplikasi berbasis program editor grafis vektor ini dikembangkan dan dipasarkan oleh Adobe Systems.

Adobe mulai mengembangkan Illustrator pada tahun 1985. Meski mulai dikembangkan sejak tahun 1985, tetapi Adobe Illustrator baru resmi dirilis pada Januari 1987. Adobe mulai didesain dan diprogram pada tahun 1985 yang merupakan aplikasi pendamping Photoshop.

Illustrator versi 1.7 dirilis sebagai Illustrator 88. Diberi nama demikian karena dirilis pada 1988. Illustrator 88 diperkenalkan dengan peralatan dan fiturnya lebih kaya dari versi sebelumnya. Pada 1989, Adobe Illustrator 88 dinobatkan oleh Byte sebagai pemenang Byte Awward karena diklaim lebih baik dari pesaingnya, yaitu Aldus FreeHand.

Aplikasi ini menawarkan berbagai tools canggih yang bisa membuat ilustrasi berbasis vektor, ikon, tipografi, dan bentuk karya desain lainnya. Adobe Illustrator adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang termasuk ke dalam Adobe Creative Cloud.

Illustrator CC merupakan versi terkini program ini, generasi kedua puluh untuk produk Illustrator. Aplikasi ini memiliki fungsi menciptakan karya grafis. Karya-karya yang bisa kamu buat di antaranya logo, ikon, ilustrasi, kemasan produk, tipografi, hingga iklan besar di billboard.

Menurut keterangan di situs resminya, hasil olah grafis dari aplikasi ini berbentuk vektor. Melansir Vectr, vektor adalah sebuah tipe gambar yang tidak mungkin pecah, meskipun diperbesar berkali-kali. Inilah yang membuat Adobe Illustrator cocok untuk dimanfaatkan dalam pembuatan ilustrasi apa pun, termasuk logo dan ikon. Pasalnya, gambar-gambar tersebut akan terjaga kualitasnya dan tidak akan pecah, meskipun diubah-ubah ukurannya untuk menyesuaikan penggunaannya.

Nah, untuk mendalami lagi soal aplikasi grafis ini, kita selami langsung mengenai fungsi dan fitur-fitur unggulannya, yuk!

Fungsi Adobe Illustrator

Aplikasi ini biasanya digunakan untuk membuat berbagai kebutuhan desain mulai dari logo, konten promosi, grafik, karya seni digital, bahkan situs web. Adobe Illustrator cukup populer untuk proyek desain grafis yang berkaitan dengan pemasaran, periklanan, hingga untuk mengolah karya seni digital secara profesional.

Menurut pandangan desainer grafis, Adobe Illustrator bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai gambar digital dan media cetak. Fungsi utama dari Adobe Illustrator adalah menggambar atau mendesain ilustrasi dalam bentuk vektor. Selain itu, Adobe Illustrator juga bisa untuk membuat tracing di objek foto, mewarnai ulang objek, atau membuat tampilan foto seperti sketsa.

Selain untuk menggambar ilustrasi, software ini juga memungkinkan untuk memanipulasi teks dan membuat desain multimedia. Pengguna Adobe Illustrator juga didukung untuk membuat dan merancang desain mock-up sebagai template icon atau bentuk desain yang ditampilkan dalam aplikasi dan situs web.

Dari segi kualitas image vektor yang dimiliki oleh Adobe Illustrator, secara tidak langsung software ini memiliki kegunaan menciptakan hasil karya yang bagus dalam segi kualitas gambar. Fungsi dan kegunaan dari software Adobe Illustrator ini sangat beragam, tergantung basic dan kemampuan eksplorasi dari desainer grafis yang ingin mengolah gambar desain.

Secara rinci, beberapa karya desain multimedia yang dihasilkan dari Adobe Illustrator ialah:

  1. Desain Konten Media.
  2. Desain Aplikasi.
  3. Logo.
  4. Watermark.
  5. Desain Website/Blog.
  6. Desain Ilustrasi.
  7. Desain Icon.
  8. Billboard, Spanduk, dan Banner.
  9. Desain Tabel, Grafik, dan Diagram.
  10. Desain Kartun.

Dari sekian banyak karya yang bisa didesain menggunakan Adobe Illustrator, pekerjaan desainer grafis sangat menguntungkan jika dilibatkan ke dalam bentuk komersial maupun usaha melalui aplikasi ini. Hal tersebut dikarenakan Adobe Illustrator saat ini sering digunakan oleh perusahaan media untuk menyuguhi keinginan klien dalam keperluan desain, seperti iklan produk, politik, perusahaan jasa media, desain admin sosial media, dan lain sebagainya.

Jika kamu perlu membuat desain dari nol dan tidak perlu mengedit gambar yang sudah ada, kamu bisa menggunakan Adobe Illustrator. Tools yang ditawarkan aplikasi ini lebih lengkap, sehingga bisa meningkatkan hasil desain yang kamu buat.

Adobe Illustrator sangat cocok digunakan untuk mengolah desain seperti desain logo, desain merek atau brand, ilustrasi, dan desain tipografi, sedangkan Adobe Photoshop cocok digunakan jika kamu akan mengolah desain yang ada gambarnya. Aplikasi ini cocok untuk mengerjakan jenis desain seperti manipulasi foto, pengeditan foto, desain poster, kolase digital, dan desain iklan.

Fitur Unggulan Adobe Illustrator


Fitur-fitur dalam Adobe Illustrator biasanya disebut dengan tool. Melalui tool yang ada, kamu bisa melahirkan beragam gambar digital yang istimewa. Dirangkum dari Tutsplus dan Mashable, beberapa tool yang ada di Adobe Illustrator meliputi:

1. Toolbox

Toolbox atau panel tools adalah menu yang paling sering digunakan dalam Adobe Illustrator. Ini dikarenakan di sana terdapat berbagai fungsi menu untuk membuat ragam objek di dokumen illustrator. Panel tools ini terletak di sidebar sebelah kiri dengan jumlah ikon tools sekitar 50 lebih. Sedikit di antaranya adalah selection tool (V), direct selection tool (A), magic wand tool (Y), lasso tool (Q), dan masih banyak tools lain yang bisa pengguna pelajari.

2. Pen Tool

Tool inti dari Adobe Illustrator bernama pen tool. Dengan pen tool, kamu bisa menggambar hampir semua bentuk yang bisa kamu bayangkan. Ada opsi untuk mengubah ketajaman sudut titik temu dari gambarmu untuk memberikan variasi wujud gambar. Semua bergantung dari kreasimu sendiri.

3. Pathfinder

Selain pen tool, tool lain yang bisa kamu gunakan untuk modifikasi bentuk adalah pathfinder. Apabila pen tool digunakan untuk menggambar, pathfinder digunakan untuk memodifikasi bentuk suatu benda berdasarkan benda tertentu yang lain.

4. Clipping Mask

Bagaimana jika kamu ingin memindahkan pola atau warna dari satu benda ke benda lain? Clipping mask adalah jawabannya. Cara kerja tool Adobe Illustrator yang satu ini adalah dengan menyalin warna atau pola dari satu benda. Setelah itu, warna atau pola tersebut akan ditaruh di benda lain yang sudah kamu tentukan.

5. Type

Tool yang tentu saja tak boleh ketinggalan adalah type. Dengan tool ini, kamu bisa mengetik apa pun yang kamu mau. Jenis, ukuran, dan jarak antar-font juga bisa kamu atur.

6. Pembuatan Pattern

Tool unggulan dari Adobe Illustrator selanjutnya adalah pattern. Lewat fitur ini, kamu bisa membuat pola tanpa harus mengulang-ulang desain tertentu. Dengan begitu, proses desain digitalmu pun bisa jadi jauh lebih efisien.

7. Live Trace

Live trace merupakan tool menarik selanjutnya yang bisa kamu manfaatkan. Sebelum ada fitur ini, desainer grafis atau ilustrator harus melakukan pindai dokumennya untuk mengubahnya menjadi format digital. Setelah itu, mereka wajib menggunakan pen tool untuk menggambar ulang dengan metode “menjiplak” karyanya sendiri.

Solusi dari tidak efisiennya proses ini adalah live trace. Dengan tool ini, kamu bisa mengubah format gambar maupun foto menjadi vektor. Apabila formatnya telah berubah, kamu hanya tinggal melakukan sedikit penyesuaian di sana-sini sesuai dengan kebutuhanmu.

8. Colour Palette

Fitur Colour Pallete dimanfaatkan untuk membuat pewarnaan dengan menentukan isi warna (fill) dan garis (stroke). Dalam colour palette ini akan ditampilkan beragam parameter warna dari tipe pewarnaan RGB maupun CMYK.

9. Transparency Palette

Transparency palette merupakan bagian alat yang dimanfaatkan untuk mengatur tingkat opacity di objek yang dibuat. Transparency palette di fitur terbaru Adobe Illustrator semakin ditingkatkan dengan menyediakan penggeser objek atau lapisan. Palet ini juga menyediakan kontrol opacity mask baru dengan nilai luminansi warna isian objek untuk mencover objek dasarnya. Misal, warna yang lebih gelap akan di-mask menjadi lebih buram daripada warna yang lebih terang. Intinya, Opacity mask ini akan membuat efek transparansi dan masking lebih kompleks secara langsung.

10. Stroke Palette

Bagian stroke pallete ini dimanfaatkan oleh para pengguna untuk membuat garis luar objek atau disebut outline. Alat ini menyediakan pengaturan ketebalan garis di objek vektor yang diatur sesuai keinginan pengguna.

11. Gradient Pallete

Gradient pallete akan membantu pengguna dalam mengatur posisi gradasi warna di sebuah objek vektor yang dipilih. Warna default dari gradasi adalah hitam dan putih, selanjutnya bisa disesuaikan dengan beragam warna yang diambil untuk pewarnaan objek.

12. Layers Palette

Layers palette merupakan palet dasar yang selalu dijumpai desainer grafis, karena bagian layer ini selalu diterapkan di software Adobe System aplikasi pengolah gambar, salah satunya Adobe Photoshop. Dalam Adobe Illustrator, layer juga menjadi peranan penting dalam perancangan objek desain. Layers pallete akan mengatur informasi daftar atau tempat lapisan objek di artboad atau papan lembar kerja.

Pembahasan ini hanya mengulas sedikit dari banyaknya fitur-fitur yang ditawarkan oleh Adobe Illustrator. Selalu coba hal baru dan eksplorasi untuk memanfaatkan aplikasi ini dengan maksimal.

Perbedaan Adobe Illustrator dengan Aplikasi Lain

1. Perbedaan Antara Adobe Illustrator dengan CorelDraw

Adobe Illustrator dan CorelDraw sangat terkenal dan selalu diandalkan bagi kalangan desainer, karena aplikasinya perfect dan memiliki fitur lengkap. Kedua aplikasi ini sama-sama memiliki tipe gambar berbasis vektor, tetapi masih ada perbedaan jauh dari keduanya.

Dari segi fitur, Adobe Illustrator lebih lengkap daripada CorelDraw. Adobe Illustrator dapat menjaga warna aslinya saat dicetak dan aplikasi ini sangat bagus sekali untuk membuat desain ilustrasi, sedangkan CorelDraw seringkali dipakai oleh perusahaan produksi untuk proses produksi karena tampilannya umum dan mudah dikenal bagi pengguna awam. Namun, CorelDraw tidak bisa menghasilkan gambar sebagus dari Adobe Illustrator, meskipun tidak kalah dengan gambar berbasis bitmap atau raster.

2. Perbedaan Antara Adobe Illustrator dengan Adobe Photoshop

Perbedaan mendasar antara Adobe Illustrator dan Adobe Photoshop, yaitu Adobe Illustrator merupakan perangkat lunak yang berbasis vektor dan lebih cocok digunakan untuk membuat desain logo yang dapat diskalakan, sSedangkan Adobe Photoshop lebih cocok digunakan untuk pekerjaan yang menggunakan gambar dan mengedit desain yang sudah dibuat.

Berikut perbedaan antara keduanya yang lebih rinci:

  • Adobe Illustrator memiliki layer dengan banyak objek, tidak seperti Adobe Photoshop yang setiap layernya hanya bisa berisi satu objek.
  • Adobe Illustrator merupakan software berbasis grafik vektor, sehingga memungkinkan kamu mengolah desain dengan lebih tajam dan jelas daripada Adobe Photoshop.
  • Ketika menjalankan Adobe Illustrator, kamu bisa menggunakan beberapa artboard dalam satu proyek, sedangkan di Adobe Photoshop kamu hanya bisa menggunakan satu kanvas saja.
  • Ketika menjalankan Adobe Photoshop, kamu bisa menggunakan tools area selection, sedangkan di Adobe Illustrator kamu hanya memungkinkan untuk melakukan pemilihan objek.

Harga Adobe Illustrator


Nah, meski kaya fitur, Adobe Illustrator adalah aplikasi yang tidak bisa kamu gunakan secara cuma-cuma. Kamu perlu membayar sejumlah biaya langganan untuk menikmati fitur dan tools-nya secara legal. Berdasarkan informasi dalam situs resmi Adobe, pilihan skema langganan itu di antaranya:

  • Aplikasi Adobe Illustrator saja, yaitu Rp 283.300 per bulan.
  • Akses ke semua aplikasi Adobe, yaitu Rp 715.100 per bulan.

Aplikasi Alternatif

Kamu telah memahami bahwa Adobe Illustrator adalah salah satu aplikasi grafis yang kaya fitur. Sayangnya, tidak semua orang memiliki uang untuk berlangganan versi berbayar dari aplikasi ini. Kamu tak perlu khawatir, ada banyak aplikasi alternatif yang berfungsi mirip, tetapi bisa digunakan secara cuma-cuma.

Sebagaimana dilansir dari NY Film Academy, beberapa alternatif dari Adobe Illustrator yang gratis di antaranya:

  • SVG-edit, akses melalui browser di komputer.
  • InkScape, akses melalui Windows dan Linux.
  • Affinity Designer, akses melalui MacOS.
  • OpenOffice Draw, akses melalui Windows, Linux, dan MacOS.
  • Serif DrawPlus, akses melalui Windows.

Kesimpulan

Dari ulasan singkat terkait pengertian Adobe Illustrator di atas dapat disimpulkan, bahwa Adobe Illustrator merupakan software pengolah gambar berbasis vektor milik Adobe Inc. Software ini terus mengalami perkembangan dari versi lama Ilustrator 1.0 sejak tahun 1987 hingga versi Ilustrator CC sejak tahun 2013 hingga saat ini. Adobe Illustrator menghadirkan fitur-fitur terbaru dari setiap rilisnya, tidak heran banyak desainer profesional memilih software ini untuk editing maupun menciptakan desain.

Itulah penjelasan lengkap dari Gramedia mengenai pengertian, fitur unggulan, dan harga berlangganan aplikasi Adobe Illustrator. Semoga bisa membantu dan bermanfaat dalam memahaminya. Apakah kamu semakin tertarik untuk mencobanya? Mahir dalam menggunakan Adobe Illustrator adalah salah satu modal untukmu berkarier menjadi desainer grafis. Namun, selain menguasai aplikasi, kamu juga wajib memiliki skill lainnya yang harus terus-menerus diasah.

Source : https://www.gramedia.com/literasi/adobe-illustrator/




Kamis, 20 Oktober 2022

Desain Grafis Photoshop | Cara Membuat Desain Sederhana

 Adobe Photoshop


Untuk mahir dalam membuat desain grafis photoshop yang rumit, Anda harus mulai belajar membuat desain yang sederhana dulu. Dengan latihan yang telaten dan kontinyu bukan tidak mustahil Anda akan menjadi desainer handal di masa depan.

Nah, di bawah ini ada langkah-langkah membuat desain grafis photoshop dan beberapa contoh desain sederhana yang bisa Anda coba.

Definisi Desain Grafis

Desain grafis merupakan salah satu cara komunikasi menggunakan berbagai jenis elemen visual yang terdiri dari gambar, tulisan, bentuk yang mana diciptakan untuk menimbulkan persepsi akan pesan yang ingin disampaikan. Nantinya visual yang tercipta dari desain grafis ini diharapkan bisa menjadi wadah penyampaian informasi yang lugas dan efektif.

Bagi para desainer grafis, aplikasi Adobe Photoshop merupakan aplikasi atau software yang vital dan sangat membantu mereka dalam membuat desain grafis Grader.

Karena selain bisa digunakan untuk membuat proyek desain, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk membuat ekstensi file desain yang mana bisa disesuaikan dengan kebutuhan Grader jika ingin menjadi desainer profesional.

Tahap Awal Belajar Desain Grafis Photoshop Untuk Pemula

Berikut ini langkah-langkah awal yang harus Anda lakukan jika ingin belajar desain grafis Photoshop.

  • Pastikan PC atau komputer Anda memiliki spesifikasi yang menunjang untuk menggunakan aplikasi Adobe Photoshop. Jika sudah Anda bisa mengunduh aplikasi tersebut di situs resmi Adobe.
  • Jika aplikasi Photoshop sudah terunduh, Anda bisa memasangnya dan ikuti prosesnya hingga aplikasi ter-install sempurna di komputer yang mana bisa Anda lihat di desktop iconnya.
  • Klik icon tersebut untuk masuk ke dalam aplikasi Photoshop.
  • Setelah masuk di halaman utama, Anda bisa klik File > New. Anda juga bisa menekan tombol keyboard CTRL+N. Jika sudah ada dokumen yang tersedia, Anda bisa memunculkannya dengan menekan tombol CTRL+O pada keyboard.
  • Setelahnya akan muncul jendela yang meminta Anda untuk mengatur beberapa hal terkait halaman proyek baru yang akan Anda lakukan. Misalnya saja Width untuk lebar dokumen, Height untuk tingginya dan Resolution untuk resolusi yang Anda kehendaki. Anda juga bisa menamai file Anda yang baru pada jendela ini.
  • Di menu Preset, Anda bisa mengatur jenis kertas yang ingin Anda pakai. Ada banyak pilihan semisal A4 dan International Paper
  • Nah terakhir, jika semua detail sudah Anda atur sesuai dengan keinginan Anda, selanjutnya Anda bisa melihat lembar dokumen desain grafis.
  • Sekarang proses belajar desain grafis Photoshop bisa Anda lakukan.

Di bawah ini ada beberapa contoh desain grafis Photoshop sederhana yang bisa Anda coba dan praktekkan sebagai bahan belajar Anda.

Desain Grafis Photoshop : Mengubah Warna Background Foto

Mengganti warna latar foto memang susah-susah gampang. Mudah jika warna latar belakang cuma satu jenis saja, namun akan sulit jika latar belakang foto memiliki beberapa macam warna.

Dalam kasus ini Anda harus teliti dalam menyeleksi warna-warna yang akan Anda ubah pada foto tersebut. Akan tetapi, dalam tutorial ini akan dijelaskan langkah mengganti warna latar belakang foto yang hanya memiliki satu warna saja. Simak di bawah ini.

  • Buka aplikasi Adobe Photoshop dan dan buka file foto yang akan Anda edit background-nya. Jika sudah, foto tersebut akan muncul pada halaman depan Photoshop.
  • Selanjutnya Anda klik/pilih tools Magic Wand Tools yang berada pada sisi kiri layar PC Anda. Nah, karena foto tersebut hanya memiliki warna background yang sama Anda tinggal menyeleksi bagian foto yang ada warnanya tersebut dengan Magic Wand Tools.
  • Setelah mengaktifkan Magic Wand Tools maka Anda tinggal mengarahkan kursor dan klik pada bagian background dan otomatis akan menyeleksi seluruh background foto.
  • Selanjutnya sebelum mengedit warna background Anda klik dua kali tombol gembok pada menu layer foto.
  • Kemudian Anda pilih menu Create new fill/Adjustment Layer > Solid Color. Kenapa memilih warna solid? Karena Anda hanya akan menggunakan satu warna utuh untuk mengganti layar belakang. Pilih warna sesuai dengan kebutuhan Anda.

Desain Grafis Photoshop : Mengubah Background Dengan Foto Lain

Tutorial selanjutnya adalah mengganti latar belakang foto dengan foto lain. Misalnya saja Anda ingin membuat foto seolah-olah sedang berada di luar negeri atau semacamnya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Pilih foto yang ingin Anda edit backgroundnya.
  • Setelah foto muncul pada halaman depan aplikasi Photoshop maka aktifkan Magic Wand Tools dan seleksi latar belakang foto yang ingin Anda edit.
  • Jika sudah terseleksi kemudian Anda Cut atau tekan CTRL+X pada keyboard.
  • Jika sudah kemudian Anda buka foto yang ingin Anda jadikan latar belakang. Caranya Anda bisa menyeret foto tersebut dengan Move Tools agar menimpa foto utama.
  • Kemudian pada menu layer Anda pindahkan bagian background ke bawah foto utama. Hal ini karena urutan yang paling bawahlah yang akan dijadikan sebagai latar belakang.
  • Setelahnya Anda bisa menggunakan Quick Selection Tool dan Pen Tool untuk menyamarkan foto dan background yang tidak merata. Jika foto sudah teredit dengan sempurna Anda bisa menyimpan hasilnya.

Desain Grafis Photoshop : Membuat Logo Sederhana

Tutorial desain sederhana dengan adobe Photoshop berikutnya Anda juga bisa menggunakan aplikasi Photoshop untuk membuat sebuah logo pribadi, perusahaan dan seterusnya. Di bawah ini Anda bisa menyimak langkah-langkah membuat logo sederhana menggunakan Photoshop.

  • Buka aplikasi Adobe Photoshop dan buat file untuk proyek baru dengan klik File -> New atau CTRL+N.
  • Beri nama file atau logo yang ingin Anda buat. Selanjutnya Anda bisa mengatur lebar dan tinggi misalnya saja 500×500 pixels. Jika sudah klik OK dan lembar kerja tersebut akan muncul pada halaman kerja Photoshop.
  • Kemudian pilih simbol kotak pada sisi kiri Anda untuk memilih bentuk logo yang akan Anda buat. Dalam tutorial ini Anda bisa memilih Eclipse Tool atau bentuk lingkaran.
  • Jika sudah Anda buat lingkaran besar sesuai keinginan Anda. Untuk warna Anda bisa memilihnya dengan klik simbol warna pada sisi kiri layar sebelum membuat lingkaran. Anda juga bisa memilih warna dengan klik dua kali pada kotak kecil di samping layer. Akan muncul jendela dimana Anda bisa memilih warna yang Anda inginkan.
  • Jika warna sudah Anda pilih maka selanjutnya Anda buat efek Stroke atau garis di luar lingkaran. Caranya adalah klik dua kali pada Eclipse Tool maka akan muncul Layer Style.
  • Selanjutnya Anda bisa buat teks yang mengandung inisial atau nama logo yang ingin Anda buat. Caranya dengan menggunakan Horizontal Type Tool. Anda bisa mengatur ukuran font, jenis dan warnanya agar nanti menjadi logo yang menarik dan gampang diingat orang.
  • Jika Anda lebih suka background logo yang unik Anda bisa menggantinya pada kotak Layer Style seperti cara di atas. Kemudian pilih Pattern Overlay kemudian klik salah satu pattern yang Anda suka dan klik OK.
  • Jika logo sudah sesuai dengan keinginan Anda, selanjutnya Anda bisa menyimpannya dengan cara Save As dan pilih format foto yang digunakan yaitu .jpg atau .png.

Desain Grafis Photoshop : Membuat Desain Kaos Sederhana

Materi belajar desain grafis menggunakan adobe Photoshop berikutnya adalah bagaimana cara menggunakan aplikasi Photoshop untuk membuat desain kaos. Untuk membuat desain kaos Anda membutuhkan hal-hal di bawah ini:

  • Software Adobe Photoshop, versi terbaru lebih baik.
  • Template dasar kaos atau juga bisa disebut T-Shirt mockup.
  • Logo akan digunakan sebagai desain kaos.

Sebagai catatan, T-Shirt mockup bisa Anda dapatkan banyak sekali di internet. Ketik saja di kolom pencarian “T-Shirt mockup” maka akan muncul banyak sekali contoh template dasar kaos yang bisa Anda unduh.

Jika semua peralatan dan perlengkapan sudah siap Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

  • Pertama buka aplikasi Photoshop dan buka template dasar kaos hingga muncul pada halaman depan Photoshop.
  • Selanjutnya Anda bisa menggunakan Pen Tool untuk menyeleksi kaos. Pastikan Anda melakukan seleksi dengan benar dan presisi agar hasil desain bagus.
  • Kemudian dalam keadaan seleksi kaos masih aktif Anda klik layer Background kemudian tekan CTRL+J pada keyboard. Hal ini untuk memunculkan layer diatas layer Background yang mana merupakan hasil duplikasi dari seleksi yang telah Anda buat tadi.
  • Selanjutnya klik pada layer 1 diatas layer Background dan tekan CTRL+J pada keyboard untuk melakukan Adjustment Level pada layer tersebut. Anda bisa mengatur sedemikian rupa sehingga warna kaos pada layer 1 menjadi terang berwarna putih.
  • Langkah selanjutnya Anda ubah blending mode layer 1 menjadi Multiply yang akan membuat tampilan pada layer 1 hanyalah bayangan lipatan-lipatan baju saja.
  • Langkah ini adalah dimana Anda memasukkan desain kaos. Masukkan desain kaos yang telah Anda buat dengan cara copy atau CTRL+C pada keyboard.
  • Jika sudah, maka kembalilah ke dokumen kerja kemudian paste atau CTRL+V.
  • Nantinya desain kaos tersebut akan muncul pada layer di sisi kanan Anda. Kemudian untuk mengatur tata letak Anda bisa menekan CTRL +[ pada keyboard sehingga layer desain kaos berada di bawah layer 1.
  • Kemudian agar desain kaos bisa Anda atur ulang dengan bebas pada template Anda bisa tekan CTRL+thumbnail layer 1 dimana Anda bisa mengambil seleksi berdasarkan bentuk objek pada layer 1.
  • Dalam keadaan seleksi masih aktif, klik layer desain kaos kemudian klik icon Add layer mask yang berada di bagian bawah layar palette. Nantinya layer mask akan terbentuk berdasarkan seleksi yang Anda buat tadi yang mana membuat bagian luar yang tidak masuk seleksi tidak akan muncul di area kerja. Jika sudah Anda bisa klik tanda rantai di antara layer desain kaos dan layer mask untuk menghilangkannya.
  • Nah dengan langkah tersebut Anda akan lebih mudah mengatur ulang desain kaos yang mana bisa Anda sesuaikan dengan tampilan koas. Untuk mengatur ulang posisi Anda bisa klik pada layer desain kaos kemudian tekan CTRL+T.
  • Setelah desain sudah sempurna sesuai dengan keinginan Anda, Tahap selanjutnya Anda bisa menyimpannya dengan klik Save As dan tentukan format file yang Anda inginkan.

Jika Anda sudah mahir menggunakan Adobe Photoshop untuk membuat kaos, maka Anda bisa mendesain kaos sendiri sesuai dengan selera Anda. Selanjutnya Anda tinggal ke tempat sablon kemudian mencetaknya.

Desain Grafis Photoshop : Membuat Efek Teks Api

Tutorial desain grafis menggunakan Adobe Photoshop selanjutnya yang bisa Anda coba adalah membuat efek api pada teks. Yuk langsung saja disimak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Buka software Photoshop kemudian klik File -> New atau juga bisa menekan CTRL + N pada keyboard. Setelahnya Anda bisa mengatur lembar kerja baru dan berikan ukuran 1280 x 780 pixels.
  • Jika sudah Anda bisa menggunakan Paint Bucket Tool (G) kemudian Anda ubah background menjadi warna hitam pekat. Sebagai latihan Anda bisa menulis nama Anda sendiri dan untuk Font bisa menggunakan Font Garamond yang berukuran 50-60pt pdb berwarna putih.
  • Langkah selanjutnya adalah memberikan efek pada teks dengan cara menggabungkan Styles. Caranya dengan klik kanan pada Layer Teks kemudian pilih Blending Options -> Outer Glow.
  • Anda atur detailnya sebagai berikut; untuk Blend mode Anda isi dengan Screen, Opacity sebanyak 75%, Warna diisi dengan warna Merah, Element Size nya 10x dan selebihnya biarkan tetap standar.
  • Pada Blending Options -> Color Overlay, pengaturannya adalah untuk Blend Mode diisi Normal, Warnanya diisi Orange Muda dan Opacity nya 100%.
  • Di menu Blending Options -> Satin, pengaturannya adalah untuk Blend Mode diisi Multiply, Opacity sebanyak 100%, Angle diisi 19 derajat, Distance (jarak) 7px, Size nya 13 px dan gunakan Contorus Standar.
  • Di menu Blend Mode -> Inner Glow pengaturannya adalah untuk Blend Mode diisi Color Dodge, Opacity nya 100%, untuk warna dipilih warna kuning agak tua, Element Size nya 9px dan selebihnya biarkan standar.
  • Jika sudah Anda atur sesuai dengan di atas maka sekarang waktunya untuk mengkonversi layar menjadi Raster agar nanti bisa Anda edit bentuknya menggunakan fitur Liquify. Caranya adalah dengan klik kanan pada layer kemudian klik Rastering Layer Style -> Filter -> Liquify. Pada Tool Options nya isi dengan pengaturan berikut; Brush Size 18, Brush Density 50, Brush Pressure 100 dan Brush Rate 80.
  • Jika sudah sesuai kemudian gunakan fitur Forward Warp Tool (W) kemudian sapukan pada bagian pinggir pada setiap huruf sampai bentuknya seperti habis terbakar.
  • Masukkan gambar api atau tekstur api yang sudah Anda unduh dan letakkan pada bagian teks. Untuk menghilangkan efek api yang tidak Anda inginkan Anda bisa mengaktifkan Brush Tool dengan warna hitam dan sapukan ke bagian yang ingin Anda hapus.
  • Nah jika sudah, Anda bisa menduplikat layer teks dengan tekstur api ke huruf lainnya sampai lengkap dengan cara CTRL+J.
  • Terakhir Anda bisa menduplikat layer teks dan memindahkannya ke yang paling atas. Kemudian ubah Blend Mode menjadi Screen dan kurangi Opacity menjadi 70%.
  • Proses membuat efek api pada teks dengan Photoshop
    selesai.

Demikianlah tutorial lengkap belajar desain grafis Photoshop sederhana yang bisa Anda coba untuk bahan belajar Anda. Masih ada banyak tutorial Photoshop sederhana lain namun tidak mungkin kalau semuanya ditulis dalam artikel ini.

Terakhir, semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda semua. Terima kasih atas kunjungannya.
[application-about]

Source : https://markey.id/blog/development/desain-grafis-photoshop

Cara Membuat Database Gudang Menggunakan CMD (MySQL)

  Pendahuluan Pembuatan database dengan CMD biasanya digunakan oleh pengembang yang lebih nyaman dengan antarmuka baris perintah atau bekerj...