Kamis, 20 Oktober 2022

20 Rumus Excel yang Sering Dipakai Dalam Dunia Kerja

 Microsoft Excel adalah software yang paling sering digunakan dalam dunia kerja. Saat ini, banyak pekerjaan yang menyantumkan syarat menguasai Excel untuk para pelamarnya, seperti akuntan, data analyst dan marketing.

Excel digunakan untuk mengelola data sederhana hingga rumit, mengelola teks dan membuat diagram maupun grafik.

Mempelajari Rumus Excel

Rumus Excel adalah hal yang wajib dikuasai untuk menjalankan aplikasi Excel. Setiap rumus Excel harus diawali dengan tanda sama dengan (=).

Rumus Excel dibagi menjadi dua, yaitu rumus Formula dan rumus Function. Apa perbedaannya?

Rumus Formula: rumus Excel yang diketik secara manual oleh para pengguna aplikasi ini. Seperti rumus "=B1+B2+B3" atau "=C1-C2/C3".

Rumus Function: template rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel. Seperti rumus "=SUM(A1:A3)" atau "MIN(A1:A5)".


Dalam dunia profesional, kedua rumus tersebut sering digunakan. Rumus formula biasanya digunakan pada data-data yang bersifat sederhana. Sedangkan rumus function umumnya digunakan untuk mengolah data dengan skala besar.

Pada dasarnya, di dunia kerja rumus Excel yang sering digunakan adalah rumus function. Hal ini dikarenakan rumus function lebih bervariasi dan mudah digunakan.

Rumus Excel function memiliki banyak manfaat yang ditawari untuk mempermudah penggunaan Excel, di antaranya adalah:

  • Mendapatkan perhitungan hasil yang akurat ketika harus mengkalkulasi banyak data.
  • Membuat visualisasi data untuk kebutuhan presentasi.
  • Merapikan dan menyortir data-data dalam jumlah banyak menjadi lebih rapi.
  • Mempersingkat waktu saat mengolah data.
  • Simple dan praktis untuk mengolah data dalam jumlah besar.

Kumpulan Rumus Function di Excel

Untuk menggunakan rumus Excel, ada tiga komponen yang harus digunakan. Yaitu tanda sama dengan "=", nama function (SUM, MIN, IF) dan sel yang diambil datanya seperti klik sel A1 sampai A3 (A1:A3). Tapi ada cara lain yang lebih mudah untuk menggunakan rumus Excel loh!

  1. Klik sel yang menjadi tempat hasil data kalkulasi akan dimunculkan.
  2. Pilih menu "Formulas" di toolbar Microsoft Excel.
  3. Klik pilihan menu "AutoSum" dan pilih rumus yang ingin digunakan.
  4. Pilih sel yang ingin dikalkulasikan datanya.
  5. Tekan enter pada keyboard, hasil akan muncul.

Agar bisa mengaplikasikan Microsoft Excel dengan baik, pelajari 20 rumus Excel di bawah ini untuk mempermudah pekerjaanmu dan ketahui fungsinya!

1. SUM

SUM adalah rumus Excel yang digunakan untuk menjumlahkan angka pada sel-sel tertentu. Contohnya jika Anda ingin menjumlahkan angka pada sel A2 sampai sel A10 maka rumus yang digunakan adalah:

=SUM(A2:A6)

2. MAX dan MIN

MAX dan MIN adalah rumus Excel yang digunakan untuk mencari angka tertinggi atau terendah di dalam deretan sel yang berisi angka.

Contohnya jika Anda ingin mencari nilai tertinggi dan terendah dari hasil penjualan bulan Januari 2020 - Januari 2021, masukkan hasil penjualan data pada 1 sel deret ke bawah atau ke samping (misal sel A2 sampai sel A13). Lalu Anda bisa menggunakan rumus:

Terbesar: =MAX(A2:A13)

Terkecil: =MIN(A2:A13)

3. AVERAGE

Rumus Excel AVERAGE berfungsi untuk menghitung rata-rata angka pada beberapa jumlah sel. Contohnya, Anda sedang mencari rata-rata nilai mata kuliah yang ada pada sel A2 hingga A20, Anda bisa menggunakan rumus:

=AVERAGE(A2:A20)

4. COUNT

Rumus COUNT pada Excel berfungsi untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka. Contohnya adalah data pada sel A1 sampai sel M1 terdapat data angka dan data huruf. Untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka maka Anda bisa menggunakan rumus ini:

=COUNT(A1:M1)

5. COUNTA

Hampir sama dengan COUNT, rumus Excel COUNTA digunakan bukan hanya menghitung jumlah sel yang berisi angka, tetapi juga sel berisi apapun. Sehingga Anda bisa menghitung jumlah sel yang tidak kosong.

Contohnya, Anda memiliki data angka dan juga kata pada sel A1 sampai dengan sel P1. Di antara sel tersebut terdapat beberapa sel yang kosong. Untuk menghitung jumlah sel yang berisi data, Anda bisa menggunakan rumus Excel:

=COUNTA(A1:P1)

6. TRIM

Rumus Excel TRIM berguna untuk menghapus spasi yang berlebih pada kalimat yang ada di sel. Rumus ini hanya bisa diaplikasikan pada satu sel saja. Contoh rumusnya adalah:

=TRIM(A3)

7. IF

Rumus IF merupakan rumus Excel yang digunakan untuk memainkan logika tertentu. Rumus ini memang cukup kompleks untuk digunakan. Biasanya rumus ini digunakan untuk menganalisis data benar/salah dan lulus/tidak lulus.

Contohnya jika Anda ingin mendapatkan data mahasiswa yang lulus dan yang mengulang sesuai dengan nilai rata-rata yang ditentukan, Anda bisa menggunakan rumus logika ini:

=IF(A2>75;"LULUS";"MENGULANG")

8. AND

Rumus Excel AND digunakan untuk menentukan benar (TRUE) atau salah (FALSE) pada data yang ada di sel menggunakan rumus logika.

Contohnya saat Anda ingin mencari tahu "apakah nilai A1 lebih dari 75 dan kurang dari 100?" maka bisa menggunakan rumus ini. Jika data pada sel memenuhi kriteria maka akan muncul hasil dengan tulisan TRUE begitu sebaliknya. Rumusnya adalah:

=AND(A1>75;A1<100)

9. OR

Hampir sama dengan rumus AND, rumus OR juga berfungsi untuk menentukan salah atau benarnya data yang ada di sel. Bedanya, rumus AND harus memenuhi semua kriteria yang ada di rumus logika, sedangkan rumus OR boleh memenuhi salah satu kriteria rumus logika.

Contohnya jika Anda memiliki data angka, dan ingin mencari tahu "apakah nilai A1 kurang dari 60 atau lebih dari 90?". Jika memenuhi salah satunya maka akan muncul hasil TRUE. Begini rumusnya:

=OR(A1<60;A1.90)

10. NOT

Rumus Excel NOT adalah kebalikan dari rumus AND dan OR. Karena rumus ini akan memunculkan jawaban TRUE pada data yang tidak masuk kriteria.

Contohnya Anda mencari tahu "apakah nilai A1 tidak lebih dari 100?" jika angkanya adalah kurang dari 100 maka akan muncul hasil TRUE. Rumusnya adalah:

=NOT(A1>100)

11. VLOOKUP

Rumus satu ini memang cukup susah dan ribet. Tapi, jika mengerti tujuan dan penggunaan rumus ini, pekerjaan akan lebih mudah dan ringkas. Rumus Excel VLOOKUP digunakan untuk mencari data secara vertikal atau tegak. Dengan rumus berikut:

=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])

Keterangan:

Lookup_value: Isi sel atau nilai yang diketik.

Table_array: Sel atau tabel yang digunakan untuk rujukan pencarian.

Col_Index_num: Kolom yang ditunjukkan untuk mengambil nilai.

Range_Lookup: Bisa dikosongkan, bisa juga diisi dengan "True" untuk tabel yang disusun berurutan dengan pencarian diartikan sebagai sama dengan atau lebih kecil. Bisa diisi dengan "False" untuk tabel yang tidak harus berurutan dan diartikan sebagai sama persis.

12. HLOOKUP

Sama halnya dengan VLOOKUP, rumus Excel Hlookup digunakan untuk mencari data, bedanya rumus ini ditujukkan untuk data-data horizontal atau mendatar. Dengan rumus yang digunakan adalah:

=HLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])

13. CHOOSE

Rumus Excel ini digunakan untuk memilih dan menampilkan suatu nilai pada satu list nilai. Rumus ini digunakan untuk memilih 1 nilai sampai 254 sesuai dengan nomor indeks.

Contohnya, nilai 1 - 7 adalah nama hari dalam satu minggu, rumus ini akan menempatkan nama salah satu hari jika menggunakan nomor indeks 1 sampai dengan 7. Rumusnya adalah:

=CHOOSE(index_num,value1,[value 2],.....)

14. PRODUCT

Rumus Excel ini berguna untuk melakukan perkalian pada data yang ada di suatu range. Rumus Excel ini ditulis seperti di bawah ini:

=PRODUCT(numb1_numb2)

Contohnya, jika ingin mengalikan data pada kolom B3 dan B9, maka rumusnya menjadi =PRODUCT(B3,B9).

15. POWER

POWER digunakan untuk menghasilkan bilangan pangkat, misalnya Anda sedang mencari tahu 6 pangkat 12, letakkan angka 6 misal pada kolom A3 dan angka 12 pada B2, maka gunakan rumus di bawah ini:

=POWER(A3,B2)

16. SQRT

Rumus yang berfungsi untuk menghasilkan nilai akar dari bilangan. Misalkan Anda ingin mencari tahu akar dari 144, maka bisa menggunakan rumus:

=SQRT(144)

17. CONCATENATE

Rumus Excel ini digunakan untuk menggabungkan data. Misalkan Anda ingin menggabungkan data di kolom C1 dan C2, maka rumusnya adalah:

=CONCATENATE(C1;C2)

18. CEILING

Rumus ini digunakan untuk membulatkan angka pada kelipatan sepuluh ke angka atas terdekat. Misalkan Anda mencantumkan data di B2 sebesar Rp 36.399, jika menggunakan rumus ceiling, akan menentukan hasil pembulatan ke angka atas terdekat menjadi Rp 36.400, dengan rumus:

=CEILING(B2;10)

19. COUNTIF

Rumus COUNTIF adalah rumus Excel yang digunakan untuk menghitung jumlah sel yang memiliki kriteria sama untuk kebutuhan sortir data.

Misalkan Anda sedang melakukan survei dan ingin tahu kecenderungan orang membaca berita (Online atau Koran), dari 100 responden, berapa orang yang lebih menyukai membaca berita melalui koran. Jika data responden ada di kolom B2 sampai B101, maka rumusnya adalah:

=COUNTIF(B2;B101;"Koran")

20. PROPER

PROPER berfungsi untuk mengubah huruf pertama pada teks menjadi huruf kapital, misalnya Anda menulis "warga negara indonesia" di el A2, maka gunakan rumus excel ini:

=PROPER(A2) untuk menghasilkan teks "Warga Negara Indonesia".

Demikian rumus Excel lengkap dari pengolahan data dasar hingga yang menggunakan logika. Dengan menguasai rumus Excel tentunya akan ada nilai tambah pada diri Anda dan menjadikan pengolahan data lebih singkat serta mudah.

Source : https://www.cnbcindonesia.com/tech/20211119130752-37-292851/20-rumus-excel-yang-sering-dipakai-dalam-dunia-kerja



Rumus Excel: Definisi, Penggunaan dan Beberapa yang Umum Digunakan








 Mengenal Rumus Excel dan Penggunaannya

Rumus Excel adalah persamaan matematika yang biasanya meliputi fungsi excel, operator excel, konstanta maupun referensi sel atau range dalam perhitungan nilai tertentu sehingga menghasilkan nilai baru sesuai yang diharapkan. Tiap rumus Excel diawali tanda sama dengan (=) dalam inputnya. Rumus ini juga terbagi ke dalam 2 kategori, yaitu

  • Rumus Formula, yaitu rumus yang diketik manual oleh pengguna Excel dan cenderung digunakan untuk memproses data sederhana
  • Rumus Function, yaitu rumus yang sudah disiapkan sebelumnya di Excel yang bisa digunakan untuk memudahkan pengolahan data dalam jumlah besar

Penggunaan rumus Excel meliputi 3 komponen, yaitu

  • tanda sama dengan (=)
  • nama function (SUM, MIN, IF), dan
  • nama sel yang memuat data (A1, B1, C1 dan seterusnya)

Namun karena Microsoft Excel memang dibuat untuk memudahkan pengguna, maka ada cara lain yang sering dipakai untuk mengakses rumus dan melakukan pengelolaan data. Berikut misalnya:

  1. Klik pada lokasi sel yang akan memuat hasil perhitungan (kalkulasi) nantinya
  2. Pada toolbar Excel, klik pada Formulas
  3. Klik pada opsi AutoSum, untuk penjumlahan misalnya, lalu pilih rumus yang sesuai
  4. Silakan tentukan sel mana saja yang ingin dijumlahkan (C2:C10, misalnya)
  5. Lalu tekan Enter pada keyboard
  6. Hasil penjumlahan akan muncul secara otomatis pada sel yang Anda pilih di langkah pertama

Rumus Excel yang Paling Umum Digunakan

Berikut ini beberapa rumus di Microsoft Excel yang paling banyak dipakai:

  • SUM (penjumlahan)
  • MAX dan MIN (mencari angka tertinggi atau terendah)
  • AVERAGE (rata-rata)
  • COUNT (menghitung jumlah sel berisi angka)
  • COUNTA (menghitung jumlah sel)
  • TRIM (menghapus spasi)
  • IF (logika)
  • AND (menentukan benar salah pada sel logika)
  • OR (menentukan benar salah sel logika tertentu)
  • NOT (kebalikan dari rumus AND dan OR
  • VLOOKUP (mencari data secara vertikal)
  • HLOOKUP (mencari data secara horizontal)

Kesimpulan

Tak ada salahnya untuk menguasai rumus Excel, karena selain bermanfaat di dunia kerja, juga bisa Anda manfaatkan di kehidupan sehari-hari. Sesuai tujuannya, software ini termasuk bagian dari teknologi yang diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Tergantung seberapa Anda mau memanfaatkannya

Source : https://www.seokilat.com/rumus-excel-definisi-penggunaan/

Kamis, 13 Oktober 2022

Tips dan Trik Dalam Bermain Desain Grafis

 Bagi pemula, berlatih mengolah dan merancang karya grafis menjadi hal yang harus dilakukan agar menguasai banyak alat dan teknik. Walaupun sulit, tapi kamu harus tetap berlatih untuk membantu banyak referensi dan aplikasi online yang bisa kamu pelajari. 

Dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan tips dan trik desain grafis yang bisa kamu lakukan agar hasil desain terlihat seperti hasil karya desainer pro!

Tips dan Trik Desain Grafis














  • Gunakan Color Palette yang Kohesif

Palet warna merupakan warna yang disusun dan dipadupadankan sehingga menghasilkan kombinasi warna yang menarik. Biasanya, para desainer menggunakan palet warna untuk menjaga identitas dan konsistensi desainnya. 

Adobe Color menjadi salah satu aplikasi yang disarankan untuk mendapatkan ekstraksi palet warna yang lebih detail. Dengan menggunakan aplikasi tersebut, desainer juga dapat memberi beberapa palet warna dari gambar apa pun. 

  • Pemilihan Font yang Benar

Mata cenderung lebih sulit membaca bila jenis huruf yang tetralalu banyak dalam satu kalimat atau kaya. Dari itu, pilihlah font yang sederhana, efektif, dan mudah dibaca untuk heading, subtitle, dan teks body pada karya. 

Buatlah keseragaman visual dengan menerapkan satu jenis huruf atau satu jenis font dalam teks. 

  • Kombinasikan Warna dengan Cermat













Menggunakan warna yang terlalu banyak, jika tidak dieksekusi secara baik malah akan membuat desain kurang sedap dipandang. Tipsnya, pilihlah warna yang memiliki 1-3 warna primer dan tambahan 1-3 warna sekunder yang kontras. Kombinasi ini akan melengkapi satu sama lain.

Menggunakan tone yang berbeda pada warna yang sama juga akan membantu aspek konsistensi desain. Jangan lupa menyesuaikannya dengan tingkat kecerahan untuk kontras. 

  • Perhatikan Spasi atau Jarak 

Jarak yang baik adalah salah satu elemen menciptakan menciptakan komposisi yang seimbang, jarak atau spasi ini bisa kamu temukan pada margin , di antara bentuk, garis, paragraf, kata, dan di antara huruf. 

Pada dasarnya, space berarti ruang yang berwarna putih. Jarak ruang ini bertindak sebagai aturan yang membantu menyelaraskan elemen, menjaganya agar tetap seimbang, dan saling melengkapi. 

  • Riset Sebelum Memilih Desain

pelajari , baca, riset, dan telusuri setiap aspek yang kamu butuhkan sebelum melakukan desain. Riset ini tidak hanya terbatas pada materi atau konsep desain, tetapi juga termasuk tools dan teknik yang akan digunakan untuk mengeksekusi desain. 

Riset yang dilakukan akan membantu proses desain dan output yang dihasilkan lebih terjamin dan maksimal. 

  • Berpikir Di Luar Kotak

Kreatifitas menjadi hal kunci dalam desain. Keunikan desain menjadi selling point yang akan membedakan desain milikmu dengan desainer lainnya. Dari itu dalam merancang desain jangan gunakan simbol yang sudah familiar untuk mewakili hal yang kamu desain. 

Riset, brainstorming , dan lakukan skeet untuk menemukan ikon baru dan asli agar unik desianmu semakin menonjol. 

  • Jaga Orisinalitas

Dorong kemampuan kreativitas agar bisa menciptakan karya-karya yang orisinal. Jangan ragu untuk mengkombinasikan warna dan menggabungkan tipografi untuk menemukan sesuatu yang baru. 

Kamu boleh saja mengikuti tren desain yang sedang terjadi , tapi jangan lupa untuk tetap menyimpan sisi unik dari desain-desainmu.

  • Tetap Sederhana

Meskipun banyak ide yang akan dibahas dalam suatu karya desain, ada baiknya mempertimbangkan elemen-elemen yang akan digunakan. Sebab, bila terlalu banyak elemen, desain akan kurang nyaman untuk dilihat. 

  • Jangan Takut untuk Mencoba

Trial dan error jadi hal yang biasa dalam berlatih desain. Setiap orang membuat kesalahan dan terkadang menjadi bagian terpenting dari pengalaman belajar.

Desain itu adalah tentang coba-coba. Jangan takut untuk gagal dan dorong kreativitasmu hingga batasnya. Karena sejatinya proses kreatif itu tidak ada batas dan akhirnya. 

  • Tetaplah Konsisten

Setelah Anda menerapkan semua tip dan trik desain grafis yang sudah dijelaskan sebelumnya, pastikan Anda tetap konsisten dan mengikuti aturan dan prinsip desain tersebut. 

Tentukan aturan untuk ukuran atau jarak setiap elemen. Ini akan mempermudah kamu menonjolkan sisi-sisi unik dari desain-desaimu. 

Itulah 10 tips dan trik yang bisa kamu terapkan pada karya desain yang akan kamu buat. Apa saja jenis karya desain grafisnya? Berikut penjelasan mengenai jenis karya desain grafis.

Jenis atau Kategori Desain Grafis

Apa saja sih yang termasuk desain grafis? Karya mana saja yang tergolong karya desain grafis? Yuk, simak!

  • Editorial Desain 

Mungkin kita sudah melihat berbagai pengalaman dalam keseharian. Mulai dari majalah, katalog, brosur, hingga buku panduan merupakan karya desain jenis ini. Desain editorial sangat memperhatikan lokasi foto, tempat dan sudut yang tepat, serta penyusunan komposisi desain agar dapat meningkatkan rasa ingin tahu pembaca. 

Sederhananya, desainer dengan spesialisasi desain editorial bertanggung jawab atas tata letak agar informasi dapat dibaca oleh audiens dengan cara yang menarik.

  • Desain Web dan Seluler

Siapa bilang teknologi dalam jaringan tidak membutuhkan desain? Website, blog, toko online, berbagai aplikasi seluler, buletin, dam berbagai hal yang kita lihat di internet punya banyak karya desain di baliknya. 

Dalam konteks ini, jenis desain yang dibutuhkan adalah desain yang berorientasi pada pemrograman. Desain grafis tetap dibutuhkan untuk kebutuhan gambar dan gaya elemen visual. 

  • Fotografi

Fotografi juga merupakan bagian dari desain! Foto kini dibutuhkan di berbagai bidang, salah satunya di dunia periklanan. Namun, foto yang dibutuhkan harus menarik. 

Dari itu, dibutuhkan kemampuan tambahan untuk dapat menggabungkan foto dengan gambar lain, membuat objek menghilang, dan sebagainya agar foto dapat menarik perhatian. Kemampuan fotografi digital inilah yang termasuk dalam kategori desain grafis.

  • Ilustrasi

Layaknya foto, kebutuhan akan ilustrasi juga meningkat. Banyak sekali bisnis yang membutuhkan desain ilustrasi dan logo . Tidak hanya itu, kemampuan desain ini juga dapat diterapkan pada buku, majalah, kampanye dan iklan. 

  • Desain 3D

Serial animasi, video game, bahkan presentasi proyek membutuhkan skill desain 3D . Desain jenis ini sangat mendukung untuk membuat objek-objek desain terlihat nyata dan seperti mengagumi. 

Kini, kemampuan desain 3D menjadi kemampuan yang penting dalam proyek audio visual, dari iklah hingga dunia perfilman. 

Setelah membaca artikel ini, tentunya Anda sudah mengetahui tips dan trik serta jenis-jenis karya desain grafis, kan? Tinggal praktek aja, nih! 

Source : https://pixelninja.id/blog/tips-trik-desain-grafis/

Pengertian Desain Menurut Ahli

Pengertian Desain Menurut Para Ahli











1. Jones

Desain adalah segala tindakan dan inisiatif untuk mengubah karya manusia.


2. Widagdo

Desain merupakan suatu desain berkaitan dengan nilai-nilai kontekstual yang menyuarakan kebudayaan.


3. Dudy Wiyancoko

Desain ialah semua hal yang berhubungan pembuatan konsep, analisis data, project planning, drawing/rendering, cost calculation, prototying, frame testing dan test riding.


4. Ken Hurts

Desain yaitu sebuah proses iteratif yang melibatkan banyak aktivitas tinjauan ke belakang dan paralel.


5. Janner Simarmata

Desain yakni bagaimana aplikasi yang dirancang menjadi sesuai dengan kebutuhan.


6. Andya Primanda

Desain yaitu berbagai upaya untuk menemukan titik tengah dari segala macam masukan yang seringkali bersebrangan.


7. Dedi Nurhadiat

Desain sebagai perencanaan untuk mewujudkan suatu gagasan.


8. Coirul Amin

Desain yakni sebuah kerangka bentuk, rancangan, motif, pola dan corak.


9. Archer

Desain ialah salah satu bentuk kebutuhan jasmani dan rohani manusia yang dijabarkan melalui berbagai pengalaman, keahlian dan pengetahuannya yang mencerminkan perhatian pada apresiasi dan adaptasi terhadap sekelilingnya terutama yang berhubungan dengan bentuk, komposisi, arti, nilai dan berbagai tujuan benda buatan manusia.


10. Oxford Dictionaries

Desain yaitu beberapa rencana atau gambar yang dibuat untuk menunjukkan tampilan dan fungsi atau cara kerja suatu bangunan, pakaian, atau benda lain sebelum dibuat.


11. Bruce Nussbaum

Desain merupakan serangkaian wahana pembantu untuk melaksanakan inovasi pada berbagai kegiatan industri dan bisnis.


12. J. B. Reswick

Desain adalah segala kegiatan kreatif yang didalamnya terkandung penciptaan sesuatu yang baru dan bermanfaat yang sebelumnya tidak ada.


13. Soekarno dan Lanawati Basuki

Desain sebagai sesuatu pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda, misalnya busana.


14. The American Collage Dictionary

Desain yaitu yang berupa garis besar, sketsa, rencana sama halnya pada kegiatan seni di antaranya seperti bangunan, ide pembuatan mesin dan lainnya.


15. Alexander

Desain bisa di bilang berupa temuan unsur fisik yang paling objektif.


16. ICSID

Desain merupakan suatu kegiatan kreatif yang menggambarkan keaneka ragaman dari bentuk kualitas, proses, pelayanan dan sistem, seperti pada sebuah lingkaran yang saling berhubungan.


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai 16 Pengertian Desain Menurut Para Ahli Terlengkap. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para pencari ilmu. Terima Kasih.


Source : https://seputarilmu.com/2020/02/pengertian-desain-menurut-para-ahli.html

Kamis, 06 Oktober 2022

Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Tujuan Switch

Apa Itu Switch?





Switch merupakan sebuah komponen jaringan komputer yang berfungsi menghubungkan beberapa perangkat komputer supaya bisa melakukan pertukaran paket baik itu menerima, memproses serta meneruskan data menuju perangkat lainnya.

Selain pengertian apa itu switch tersebut, masih ada pendapat lain yang mengartikan switch sebagai jenis komponen pada jaringan komputer yang dipergunakan untuk menghubungkan beberapa HUB untuk membentuk jaringan komputer lebih besar serta memerlukan bandwidth yang cukup besar pula.

Namun berbeda dengan HUB, switch biasanya bekerja secara lebih terarah, efisien dan langsung menyasar pada alamat yang dituju untuk pertukaran data, memproses maupun mengirim data. Selain itu, switch juga mampu mendeteksi tujuan data untuk mencegah adanya tabrakan ketika data dikirim.

Fungsi Switch


Sesudah memahami apa itu switch, selanjutnya Anda juga perlu memahami fungsi switch. Dimana secara umum fungsi switch yaitu menjadi concentrator yang dapat menerima serta membagikan data antar perangkat komputer. Berikut beberapa fungsi switch yang perlu Anda ketahui.

  1. Looping Avoidance

    Looping merupakan perputaran data yang terjadi di port switch saja. Dimana switch bisa dipakai untuk mencegah terjadinya looping ketika menerima data yang tidak diketahui tujuannya. Kemudian data yang diterima akan diteruskan ke IP Address tujuan melalui pemblokan di salah satu port yang terhubung dengan perangkat lainnya.

  2. Meneruskan Data Frame

    Switch juga dipergunakan untuk menyaring dan meneruskan data frame ke alamat yang sedang dituju. Selain mengirimkan data ke alamat tujuan, penerusan data frame juga akan dilanjutkan ke alamat MAC dan port tertentu. Hal ini dapat mengurangi adanya peristiwa tabrakan saat proses pengiriman data.

  3. Address Learning

    Address learning pada switch berfungsi mencatat alamat MAC antar perangkat jaringan yang sedang terhubung. Saat switch sedang proses menerima data, maka switch juga melakukan pencatatan MAC address dari pengirim sekaligus mempelajari kemana arah data tersebut akan dikirim.

Jenis-Jenis Switch

Bagi Anda yang ingin tahu lebih jauh tentang apa itu switch, sebaiknya ketahui juga jenis-jenis switch. Adapun jenis-jenis switch antara lain sebagai berikut:

  • Unmanaged Switch

    Jenis switch satu ini termasuk dalam kategori yang paling murah diantara jenis lainnya di pasaran. Biasanya jenis ini juga sering dipakai di kantor atau di rumah dengan skala kecil. Unmanaged switch mempunyai fungsi utama sebagai pengelola aliran data antara printer dan beberapa komputer serta antar perangkat lain. Selain itu, jenis switch ini juga dapat dipakai secara langsung tanpa membutuhkan pengaturan yang rumit, Unmanaged switch memiliki kelebihan dari segi instalasinya yang mudah serta harganya yang relatif lebih murah.

  • Managed Switch

    Managed switch mempunyai kelebihan adanya user interface dibandingkan jenis switch lainnya. Dengan kelebihan tersebut maka dapat memudahkan penggunanya ketika mengkonfigurasi switch. Anda bisa melakukan beberapa metode konfigurasi seperti menggunakan console, interface dan yang paling canggih melalui internet.

  • Smart Switch

    Jenis switch ini sudah mengalami modifikasi karakteristik yaitu berada diantara jenis unmanaged switch dan managed switch. Namun untuk smart switch ini pengaturan dan konfigurasinya memanfaatkan teknologi berupa web base. Jenis switch ini memiliki kelebihan berupa kemampuan pengaturan otomatis dan bisa diubah sesuai kebutuhan jaringan komputer.

  • Enterprise-Managed Swicth

    Enterprise-managed switch adalah switch yang dipakai oleh perusahaan besar sehingga membutuhkan jaringan sebagai pemonitor sekaligus mengkonfigurasi. Hal ini disebabkan konsep topologi jaringan yang lebih komplek dibandingkan jenis lain. Selain itu, jenis switch ini juga berbeda dengan jenis switch lainnya dari segi jumlah pengelola dan kemampuan pendukung perangkat. Biasanya hanya sekitar 4-8 port khusus untuk perangkat ethernet.

Tujuan Menggunakan Switch

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi menjadikan penggunaan switch semakin meningkat. Sebab semakin banyak pengguna komputer yang memahami apa itu switch dan tujuan penggunannya. Adapun beberapa tujuan menggunakan switch yaitu:

  • Mengurangi beban kerja di masing-masing PC host.
  • Membantu meningkatkan kinerja pada jaringan.
  • Jaringan yang memakai switch akan mempunyai lebih benturan frame lebih kecil. Sebab adanya switch menjadikan collision domain pada setiap koneksi.
  • Switch bisa dihubungkan secara langsung dengan workstation.

 

Cara Kerja Switch

Berbicara tentang apa itu switch berkaitan juga dengan cara kerja switch. Dimana kemampuan switch lebih baik dan efisien ketika pertukaran data, memproses hingga mengirim data dibanding HUB. Pada penerapannya, switch akan menerima data yang dikirimkan perangkat lain yang sudah terkoneksi. Kemudian switch akan mendeteksi serta mencocokkan alamat MAC Address perangkat tujuan dengan data tabel yang dimiliki.
Tahap berikutnya, switch akan membuat sebuah logika koneksi dengan memakai port yang sudah terhubung dengan perangkat yang dituju. Dengan demikian data yang akan dikirim hanya bisa diterime oleh port tujuan. Sedangkan untuk port lainnya tidak bisa menerima data tersebut. Cara kerja switch ini dapat mengurangi potensi adanya tabrakan data.

 

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas mengenai apa itu switch, kini Anda bisa mengetahui bahwa switch adalah jenis hardware pada jaringan komputer yang bermanfaat menghubungkan beberapa komputer dalam layer protokol jaringan. Selanjutnya komputer menjadi saling terhubung melalui UPT atau kabel jaringan yang memiliki pusat di switch. Dengan adanya switch maka beberapa komputer bisa saling terhubung dan bertukar data meski berada dalam jarak cukup jauh.

Bagi Anda yang selama ini masih belum memahami apa itu switch maka kini sudah memperoleh penjelasan secara lengkap seperti di atas. Dimana switch adalah perangkat yang memiliki peran penting pada jaringan komputer karena switch adalah pusat lalu lintas jaringan. Jika suatu saat switch tersebut mengalami gangguan maka segala aktivitas pada jaringan juga akan terganggu. Selain itu, switch juga memiliki fungsi yang begitu penting untuk memudahkan pekerjaan karena switch bisa memeriksa serta menganalisa paket data yang diterima komputer sebelum diteruskan ke perangkat tujuan. Switch juga bisa menentukan alamat tujuan serta sumber paket data. Selanjutnya switch juga bisa meneruskan paket data secara tepat dan cepat.



Cara Membuat Database Gudang Menggunakan CMD (MySQL)

  Pendahuluan Pembuatan database dengan CMD biasanya digunakan oleh pengembang yang lebih nyaman dengan antarmuka baris perintah atau bekerj...